PT Sorikmas Mining masih fokus pada persiapan konstruksi dan belum memulai produksi pada akhir 2026. Simak klarifikasi lengkapnya di sini.
Panyabungan, StartNews – Manajemen PT Sorikmas Mining menegaskan perusahaan belum menargetkan produksi pada akhir 2026. Tahapan yang direncanakan hingga penghujung tahun ini masih berupa persiapan dan pelaksanaan konstruksi.
Penegasan itu disampaikan Manajer Eksternal Relation PT Sorikmas Mining Ade Hendy usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (26/10/2026).
Ade menyebut, pembahasan dalam RDP turut menyoroti rencana perusahaan serta waktu dimulainya pembangunan. Menurut dia, perusahaan sejak awal 2026 telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk perencanaan pembangunan jembatan.
“Bahwa di akhir tahun bukan berproduksi. Perencanaan tersebut, mulai di awal tahun 2026 kita sudah melakukan beberapa langkah, seperti perencanaan pembangunan jembatan yang insya Allah akan kita laporkan dulu ke Bapak Bupati,” ujar Ade.
Ade mengatakan DPRD juga mempertanyakan kapan rencana pembangunan tersebut mulai direalisasikan. Dia menjelaskan, perusahaan lebih dulu akan melaporkan seluruh rencana kepada Bupati Madina sebelum kegiatan konstruksi dijalankan.
“Sebelum melangkah akan kita laporkan semuanya kepada Bapak Bupati. Kalau Bapak Bupati clear dengan rencana kita, baru kita jalan untuk kegiatan konstruksi,” katanya.
Ade mengungkapkan, sejumlah persiapan lain juga telah disusun perusahaan, termasuk rencana pembebasan lahan.
Namun, dia belum membeberkan secara rinci karena seluruh rencana tersebut masih menunggu penyampaian kepada Bupati Madina.
Rencana konstruksi itu, kata Ade, berada di kawasan Tanjung Sialang, Sihayo, Kecamatan Siabu.
Meski demikian, dia memastikan pemegang saham PT Sorikmas Mining tetap optimistis dan berkomitmen agar perusahaan dapat segera beroperasi.
“Pemegang saham kita optimistis dan berkomitmen untuk segera beroperasi,” katanya.
Reporter: Agus Hasibuan





Discussion about this post