• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Soal Tes Urine, Kalau Bersih, Kenapa Risih?

Penulis: Saparuddin Siregar | Pemimpin Redaksi StartNews.co.id

by Saparuddin Siregar
Rabu, 2 September 2026
0 0
0
Soal Tes Urine, Kalau Bersih, Kenapa Risih?

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

CERITA dari Desa Lancat, Kecamatan Linggabayu, rasanya benar-benar membuat kita mengelus dada. Ada seorang ibu rumah tangga, sebut saja Ibu YN, yang sampai memohon-mohon kepada polisi supaya suaminya sendiri ditangkap.

Alasannya sungguh bikin miris. Suaminya sudah hancur lebur karena kecanduan sabu. Bayangkan saja, gelang emas milik bayi mereka yang baru berusia empat bulan sampai tega dipotong pakai gunting kuku dan dijual cuma demi membeli barang haram tersebut. Istri dan anak ditelantarkan, hidup keluarga hancur berantakan.

Kisah sedih Ibu YN ini menjadi potret nyata betapa narkoba sudah menjadi monster yang mengerikan dan merusak sendi-sendi kehidupan di tengah masyarakat Mandailing Natal (Madina).

Kalau di tingkat akar rumput saja daya rusaknya sudah sedahsyat ini, lalu bagaimana jika racun yang sama merembes ke lingkaran para pengambil kebijakan?

Berangkat dari kenyataan pahit inilah, kita harus angkat topi dan sungguh-sungguh mendukung sikap tegas Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Madina Zubaidah Nasution. Baru-baru ini, Zubaidah secara terbuka menantang agar para pejabat di Pemkab dan seluruh anggota DPRD Madina berani menjalani tes urine.

Gagasan ini jelas bukan sekadar cari sensasi atau basa-basi politik. Ini langkah preventif dan syarat mutlak yang sangat masuk akal. Bupati Madina H. Saipullah Nasution sudah menginstruksikan agar para pejabat tancap gas turun ke lapangan dan menyelesaikan kendala di masyarakat secara terukur serta transparan.

Nah, pertanyaannya sederhana, bagaimana birokrasi bisa bekerja cepat, efisien, dan melayani rakyat dengan baik kalau pejabatnya ternyata tidak bersih secara moral atau bahkan akalnya disetir oleh narkoba?

Zubaidah benar ketika menuntut agar tidak ada lagi alasan kerja lambat di berbagai instansi. Dan untuk memastikan mesin pemerintahan ini berlari kencang, sopirnya harus sepenuhnya sadar dan sehat. Oleh karena itu, tes urine ini harus segera direalisasikan.

Satu hal yang perlu digarisbawahi dengan tebal. Kalau nanti ternyata ada pejabat atau anggota DPRD yang keberatan, banyak alasan, atau bahkan menolak dites urine, maka integritas mereka sangat layak dipertanyakan.

Logikanya sangat sederhana. Kalau memang bersih, kenapa harus risih? Kalau tidak mengonsumsi narkoba, kenapa harus takut dites?

Penolakan dari seorang pejabat atau wakil rakyat terhadap tes urine boleh dibilang tanda merah bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikan. Rakyat berhak curiga dong.

Madina hari ini butuh yang namanya perang semesta terhadap narkoba. Yang namanya perang semesta, tidak boleh tebang pilih. Kita tidak bisa hanya memberantas di level bawah, menangkap para pemakai jalanan atau pengguna kelas teri seperti yang meresahkan keluarga Ibu YN tadi. Sementara elite-elite di pemerintahan dibiarkan berlindung di balik jas dan jabatannya.

Perang semesta berarti sapu bersih dari atas sampai ke bawah. Pembersihan harus dimulai dari gedung pemerintahan dan gedung DPRD. Para pejabat dan wakil rakyat harus berani memberi contoh. Bukan cuma pandai berpidato soal bahaya narkoba.

Mari kita jadikan tes urine ini sebagai standar moral baru di Kabupaten Madina. Sudah saatnya kita bersih-bersih dari dalam. Kita pastikan tidak ada ruang sekecil apapun bagi pejabat pecandu. Ini sungguh-sungguh demi Madina yang benar-benar waras, sehat, dan bebas dari cengkeraman narkotika. (*)

Tags: BersihDPRD MadinaFraksi Partai GolkarnarkobaRisihSikap RedaksiTes UrineZubaidah Nasution
ShareTweet
Next Post
Majelis Hakim Vonis Bebas Dua Mantan Pejabat Madina di Kasus Korupsi Sawit

Majelis Hakim Vonis Bebas Dua Mantan Pejabat Madina di Kasus Korupsi Sawit

Discussion about this post

Recommended

KontraS Desak Komnas HAM Selidiki Dugaan Penghilangan Paksa dalam Unjuk Rasa Agustus 2025

KontraS Desak Komnas HAM Selidiki Dugaan Penghilangan Paksa dalam Unjuk Rasa Agustus 2025

1 tahun ago
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 2025, Ini Jadwalnya

Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 2025, Ini Jadwalnya

2 tahun ago

Popular News

  • Bukti Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Metro Jaya Obral Nomor WA untuk Pengaduan Publik

    Bukti Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Metro Jaya Obral Nomor WA untuk Pengaduan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi, Kapolri Kocok Ulang Posisi 199 Pati dan Pamen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026