• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Soal Pencabutan KIP, Dedi Tinambunan Sanggah Penjelasan Pimpinan STAIN Madina

by Redaksi
Rabu, 3 April 2024
0 0
0
Soal Pencabutan KIP, Dedi Tinambunan Sanggah Penjelasan Pimpinan STAIN Madina

Dedi Saputra Tinambunan. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Dedi Saputra Tinambunan menyanggah kebenaran sebagian penjelasan pimpinan STAIN Mandailing Natal (Madina) terkait alasan pencabutan Kartu Indonesia Pintar (KIP) miliknya yang dialihkan ke mahasiswa lain atas nama Abdul Majid Rangkuti.

Saya menilai bahwa penjelasan Ibu Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Madina Irma Suryani Siregar tidak mengena tentang kenapa KIP saya dicabut. Terlihat kekeliruan data yang disampaikan 3 membuktikan ketidak-pahaman beliau tentang apa yang menjadi persoalan, kata Dedi melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (3/4/2024).

Dedi menjelaskan, petunjuk teknis KIP dari Dirjen Pendis saat ini diatur pada nomor 6549, bukan 6548 seperti yang disampaikan pada pemberitaan. Begitu juga data lainnya sangat jauh dari regulasi, katanya.

Dedi mengungkapkan, ada dua poin dalam penjelasan Wakil Ketua perlu diklarifikasi dengan data yang akurat.

Pertama, tentang keterlambatan. Dedi mengaku tidak terlambat mengumpulkan laporan KIP ke Prodi masing-masing, karena Wakil Ketua 3 mengumumkan pengumpulannya pada tanggal 23 Januari 2024. Saat bersamaan pengumuman dari Prodi menyatakan pengumpulan laporan KIP tanggal 22 Januari 2024.

BACA JUGA:

  • Ini Penjelasan Pimpinan STAIN Madina Terkait Pencabutan KIP Mahasiswa Dedi Tinambunan
  • Merasa Dizalimi, Mahasiswa STAIN Madina Protes Pecabutan KIP Miliknya Tanpa Alasan

Saya mengumpulkan laporan mengikuti jadwal yang disampaikan Ibu Wakil Ketua 3. Kita bisa bersama-sama melihat tanggal berapa sebenarnya laporan saya masuk ke Prodi. Bisa saya pastikan bahwa saya tidak satu-satunya orang yang terlambat mengumpulkan pada tanggal tersebut, tapi KIP mereka juga dicairkan, katanya.

Kedua, Dedi membantah tudingan sering tidak mengikuti kegiatan akademik. Sungguh saya tidak terima dan itu fitnah kepada saya, katanya.

Dedi menjelaskan, pada 14 Juni 2023, dia mengikuti kegiatan Anak KIP Berbagi di Panti Asuhan Siti Aisyah. Saat itu, dia tampil sebagai penceramah dan dihadiri oleh Sekretaris Prodi PAI.

Kamis, 7 September 2023, Dedi mengikuti ‘seminar motivasi bagi mahasiswa penerima KIP. Dia aktif bertanya kepada pemateri.

Rabu, 27 September 2023, Dedi mengaku mengikuti seminar APBN dalam pertumbuhan ekonomi daerah. “Saya salah satu penanya pertama dan mendapatkan hadiah langsung dari pemateri, katanya.

Sabtu, 23 Desember 2023, Dedi mengiktui workshop ilmiah ‘Kenali Chat GPT, Taklukkan Proposal Skripsi. Saya memimpin doa awal acara dihadiri langsung oleh Sekretaris Prodi PAI, ujarnya.

Di luar kegiatan KIP, Dedi juga mengukur banyak prestasi. Dia meraih juara 1 lomba video kreatif Hari Santri se-Kabupaten Madina.

Dia meraih juara 1 lomba debat bergilir antar 20 Prodi STAIN Madina pada 22 November 2023. Dia mengikuti kegiatan PKM di Jambi walaupun kalah. Setiap bulan Ramadan, Dedi menjadi penceramah pada kegiatan pesantren kilat di SMK Mitra.

Kalau dilihat dari semester 1 sampai semester 8, banyak sertifikat yang saya dapatkan. Bisa saya buktikan dan tunjukkan secara nyata. Artinya saya adalah mahasiswa yang aktif, katanya.

Dedi menilai pencabutan KIP atas nama dirinya tidak sesuai regulasi terkait siapa saja yang berhak dicabut KIP-nya.

Dia mengaku sudah meminta klarifikasi kepada Ketua Prodi PAI terkait alasan keterlambatan yang dikatakan apabila sudah dua kali terlambat maka akan dicabut KIP-nya. Saya merasa dizalimi, karena tidak ada alasan yang kuat, katanya.

Reporter: Sir

Tags: Dedi TinambunanPencabutan KIPSTAIN Madina
ShareTweet
Next Post
385 Personil Disiapkan Dalam Operasi Ketupat Toba 2024

385 Personil Disiapkan Dalam Operasi Ketupat Toba 2024

Discussion about this post

Recommended

Pemkab Madina Siapkan Penanganan Pedagang di Tempat Relokasi

Pemkab Madina Siapkan Penanganan Pedagang di Tempat Relokasi

7 bulan ago
Setiap Hari DMI Madina Bagikan Takjil Gratis kepada Pengendara

Setiap Hari DMI Madina Bagikan Takjil Gratis kepada Pengendara

3 tahun ago

Popular News

  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Korban Lagi, Polda Sumut Janji Gelar Operasi Penindakan PETI di Madina Pasca Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025