Pemkab Madina akselerasi penataan 167,26 hektare kawasan kumuh lewat sinergi pusat dan daerah usai Bupati Saipullah Nasution hadiri rakor terpadu di Jakarta.
Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi penataan 167,26 hektare kawasan permukiman kumuh di kabupaten ini melalui integrasi program nasional.
Hal itu mengemuka saat Bupati Madina H. Saipullah Nasution menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Kantor BRIN, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Didampingi Kepala Dinas Perkimtan Muktar Afandi Lubis, kehadiran Saipullah untuk menjemput dukungan anggaran dan regulasi dari pusat. Pemerintah daerah menilai penanganan area kumuh seluas 167,26 hektare tersebut mustahil diselesaikan secara parsial tanpa keterlibatan lintas sektor secara menyeluruh.
Saipullah mengatakan kehadiran jajarannya dalam forum skala nasional itu merupakan bukti keseriusan daerah dalam menyelaraskan pembangunan lokal dengan arah kebijakan nasional.
“Luas kawasan permukiman kumuh di Madina mencapai 167,26 hektare yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk penanganan secara terpadu, sehingga target program yang dicanangkan pemerintah pusat tercapai,” ujar Saipullah usai menghadiri kegiatan tersebut.
Sementara Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang hadir sebagai pembicara menekankan pentingnya terobosan baru dalam mengintervensi sekitar 7.000 kawasan kumuh di Indonesia.
AHY menegaskan pembangunan fisik rumah warga harus berjalan beriringan dengan penyediaan air minum, pengelolaan sanitasi, serta perbaikan infrastruktur lingkungan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai wujud komitmen tersebut, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur guna mengawal sinkronisasi penanganan target 73.948 hektare kawasan kumuh secara nasional.
Kerja sama ini diharapkan mempermudah alokasi bantuan pembangunan dari pusat ke daerah seperti Kabupaten Madina agar penciptaan kawasan pemukiman yang sehat, nyaman, dan bersih dapat segera terwujud.
Reporter : Sir





Discussion about this post