Bupati Madina Saipullah Nasution menyaksikan lomba marturi dan seni tari pelajar SD-SMA untuk dorong pelestarian budaya sejak dini.
Panyabungan, StartNews – Usai membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bersama Ketua TP PKK Madina Ny. Yupri Astuti menyaksikan perlombaan marturi dan seni tari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat yang digelar Dinas Pendidikan Madina, Kamis (13/8/2026).
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Pemkab Madina itu menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta yang tampil dalam ajang seni dan budaya tersebut.
Saipullah bersama Ketua TP PKK terlihat antusias menyaksikan satu per satu penampilan para pelajar. Dengan senyum ramah, Saipullah memberikan aplaus dan semangat kepada peserta yang tampil membawakan kesenian daerah, mulai dari pertunjukan gordang sambilan hingga seni tari.
Saipullah mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda sejak dini.
Dia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil percaya diri, berani menunjukkan kemampuan dan memberikan penampilan terbaik.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Madina Faisal Situmorang mengatakan perlombaan marturi dan seni tari merupakan salah satu program Bidang Kebudayaan yang bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya, seni dan budi pekerti masyarakat Madina.
“Selain untuk melestarikan budaya dan tradisi daerah, kegiatan ini juga merupakan rangkaian dalam memeriahkan HUT ke-81 RI di Madina,” kata Faisal.
Dia menjelaskan, total peserta yang mengikuti rangkaian perlombaan mencapai sekitar 576 orang. Untuk lomba marturi, terdapat sekitar 288 peserta yang terbagi dalam 16 grup tingkat SD, 12 grup SMP dan 9 grup SMA.
Sementara lomba seni tari juga diikuti sekitar 288 peserta, dengan rincian 20 grup tingkat SD dan 18 grup tingkat SMP.
Menurut Faisal, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pencarian juara, tetapi juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang seni sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Kita ingin anak-anak kita berani tampil, memiliki kreativitas dan membentuk karakter. Mereka juga diharapkan semakin mencintai budaya daerah serta menghargai keberagaman seni yang ada di Madina,” ujarnya.
Perlombaan marturi dan seni tari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Madina.
Reporter: Fadli Mustafid




Discussion about this post