• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pucuk Rotan, Makanan Khas Mandailing yang Selalu Muncul di Bulan Puasa

by Redaksi
Senin, 11 Maret 2024
0 0
0
Pucuk Rotan, Makanan Khas Mandailing yang Selalu Muncul di Bulan Puasa

Pedagan pucuk rotan mendadak buka lapak di Jalan Jenderal Haris Nasution (Lintas Timur) Panyabungan. (FOTO: DOK. STARTNEWS)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Pucuk rotan atau disebut pakkat boleh dibilang salah satu makanan khas daerah Mandailing yang tren kemunculannya hanya di bulan puasa. Entah kenapa, peminat penganan sederhana ini selalu meningkat saat bulan Ramadan.

Banyak orang mengaku sengaja membeli pakkat bukan karena rasanya yang pahit, tapi karena khasiatnya. Pakkat juga dijadikan pembangkit nafsu makan saat berbuka puasa dan sahur serta obat maag.

Panganan pakkat yang berbentuk mirip bambu-bambu kecil dan berduri, bahannya dari pucuk tanaman rotan biasa. Pucuk rotan ini umumnya tumbuh liar di hutan-hutan dan tepi sungai.

Untuk menikmati pucuk rotan atau Pakkat ini tidak bisa mentah-mentah, melainkan setelah dibakar di atas bara api selama 15 menit atau sampai lembek.

Setelah selesai dibidang di atas bara api, kemudian kulit hitam dikupas dengan pisau atau tangan. Nah, daging pohon yang berwarna putih itulah yang disantap, yang berbentuk berlapis-lapis menyerupai rebung bambu.

Selain bisa disantap langsung sebagai lalapan, pakkat ini juga dapat dimakan dengan campuran cabai bawang dan kecap atau digulai.

Toguan Harahap, pecinta batang pohon rotan muda ini, mengaku doyan makan pakkat. Bahkan, setiap hari di bulan puasa dia membeli satu hingga tiga batang untuk dijadikan lalapan berbuka puasa.

Pakkat khas Mandailing ini sulit dijumpai melainkan pada saat bulan Ramadan. Setiap bulan puasa banyak pedagang pucuk rotan mendadak buka lapak di Jalan Jenderal Haris Nastution (Lintas Timur), Panyabungan.

Meski pahit, pucuk rotan ini dipercaya mampu menambah tenaga, mengobati darah tinggi, dan menguatkan otot.

Biasanya para pedagang menjual pucuk rotan seharga 5 ribu hingga 8 ribu rupiah per batang.

Reporter: Sir

Tags: Bulan PuasaMakanan KhasMandailingPucuk Rotan
ShareTweet
Next Post
Ingat..! Ini Jam Kerja ASN Selama Ramadan

Ingat..! Ini Jam Kerja ASN Selama Ramadan

Discussion about this post

Recommended

116 Bacaleg DPRD Madina Terancam Gagal Ikut Pileg 2024

Perkecil Peluang Curang, KPU Madina Siapkan Strategi

2 tahun ago
Gubernur Sumut dan 9 MWA Tak Hadiri Pelantikan Rektor USU

Gubernur Sumut dan 9 MWA Tak Hadiri Pelantikan Rektor USU

5 tahun ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Perkim dan Plt. Kadis Kominfo Madina Digeser, Ini Penggantinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025