• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Prof. Todung Usulkan Pembangunan RSUD Pakai Skema Public Private Partnership

by Redaksi
Minggu, 19 Maret 2023
0 0
0
Prof. Todung Usulkan Pembangunan RSUD Pakai Skema Public Private Partnership

Ketua TP2D Madina Prof. Todung Mulya Lubis dan Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution saat meninjau pembangunan gedung baru RSUD Panyabungan di Panatapan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Minggu (19/3/2023). (FOTO: STARTNEWS/SAPARUDDIN SIREGAR)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Mandailing Natal (Madina) Prof. Todung Mulya Lubis mengusulkan skema public private partnership atau kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) untuk menyelesaikan pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berlokasi di Pantapan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Sumut.

Skema public private partnership adalah skema penyediaan infrastruktur publik yang melibatkan peran pihak swasta. Skema ini diatur dalam Peraturan Presiden No. 67 Tahun 2005 tentang Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS), yang kemudian diperbaharui dengan Perpres No. 38 Tahun 2015 tentang KPBU (Perpres 38/2015).

Saya ingin mengimbau teman-teman di dunia usaha untuk ikut juga dalam skema public private partnership. Jadi, swasta juga harus tanggung jawab, kata Todung saat meninjau pembangunan gedung baru RSUD Panyabungan yang mankrak akibat kekurangan anggaran pembangunan, Minggu (19/3/2023) siang.

BACA JUGA:

  • Bupati dan Ketua TP2D Madina Tinjau Pembangunan Bandara Jenderal Besar AH Nasution

Todung meninjau pembangunan gedung baru RSUD itu bersama Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan, Kadis Kesehatan Madina dr. Faisal, serta sejumlah pimpinan OPD lainnya dan para staf khusus (stafsus) Bupati Madina.

Menurut mantan Dubes RI untuk Norwegia itu, perusahaan swasta juga ikut bertanggung jawab untuk menyelesaikan pembangunan gedung RSUD Panyabungan. Sebab, perusahaan swasta itu beroperasi dan mengeruk keuntungan di Madina.

Mereka (perusahaan swasta) bisnis di Madina. Kalau mereka ingin langgeng atau sustainable, ya mereka mesti melakukan sesuatu untuk Madina. Kalau mereka tidak melaukan sesuatu, mereka itu jadi menara gading. Sementara masyarakat ingin merasakan manfaat keberadaan mereka sebagai bagian dari pembangunan Madina, tutur Todung.

Pakar hukum berdarah Mandailing ini meminta perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi dan mengeruk keuntungan bisnis di Madina tidak hanya menjadi penonton dalam proses perjalanan pembangunan kabupaten paling selatan Sumatera Utara ini.

Perusahaan ini jangan hanya jadi penonton, jangan hanya mengeruk keuntungan dari Madina. Itu tidak kita inginkan, tegasnya.

Todung menilai perusahaan swasta haru dilibatkan dalam skema public private partnership untuk menyelesaikan pembangunan gedung baru RSUD Panyabungan. Tanpa keterlibatan pihak swasta, kata dia, pemerintah daerah akan kesulitan merampungkan pembangunan gedung baru rumah sakit itu mengingat anggaran yang terbatas.

Senada dengan Todung, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengaku proses pembangunan gedung baru RSUD Panyabungan terganjal keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Sementara untuk merampungkan pembangunan gedung baru rumah sakit itu masih membutuhkan anggran yang besar.

Masih butuh anggaran sekitar Rp220 miliar lagi agar rumah sakit ini bisa berfungsi maksimal. Sebab, ada beberapa bangunan yang belum dibangun. Pembangunan beberapa ruangannya juga belum bisa dianggarkan, katanya.

Itu sebabnya, Sukhairi meminta bantuan khusus dari Ketua TP2D Madina Prof. Todung Mulya Lubis untuk melobi perusahaan swasta agar ikut membangunnya melalui skema public private partnership.

Reporter: Saparuddin Siregar

Tags: bupati madinaHM Jafar Sukhairi NasutiionProf. Todung Mulya LubisRSUD PanyabunganTP2D Madina
ShareTweet
Next Post
TP2D Perjuangkan Peningkatan Status STAIN Madina Jadi UIN

TP2D Perjuangkan Peningkatan Status STAIN Madina Jadi UIN

Discussion about this post

Recommended

Kadis Pendidikan Madina “Apa Salah Saya Terima Uang Terima Kasih dari Perusahaan”

Kadis Pendidikan Madina “Apa Salah Saya Terima Uang Terima Kasih dari Perusahaan”

7 tahun ago
Direkrur StArt FM: Lulusan KPI Punya Peluang Kerja yang Bagus

Direkrur StArt FM: Lulusan KPI Punya Peluang Kerja yang Bagus

5 tahun ago

Popular News

  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026