Polres Padangsidimpuan bersama tim gabungan menggelar penggerebekan di kos-kosan Wek V dan mengamankan enam orang positif narkoba.
Padangsidimpuan, StartNews – Tim gabungan yang dipimpin Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky menggerebek rumah kos di Jalan Sisingamangaraja, Wek V, Kota Padangsidimpuan, baru-baru ini.
Operasi penindakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ini melibatkan personil gabungan dari Polres Padangsidimpuan, Kodim 0212/TS, Sub Denpom I/2-3, BNNK Tapsel, dan Satpol PP.
Petugas menyisir setiap kamar dan melakukan tes urine terhadap 22 penghuni di lokasi kejadian. Hasil laboratorium membuktikan enam orang positif mengonsumsi narkotika jenis metamfetamin dan amfetamin dengan inisial A, WDT, PN, IS, N, serta TR.
Langkah tegas ini bermula dari keresahan warga setempat yang mencurigai aktivitas di area permukiman mereka. Kehadiran aparat penegak hukum mendapat sambutan hangat dari warga yang mendambakan lingkungan bersih dari jerat obat-obatan terlarang.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky menegaskan komitmen jajarannya untuk memberantas jaringan narkoba tanpa kompromi saat memimpin operasi di lapangan.
“Kegiatan ini akan kita laksanakan secara rutin. Jangan pernah kalian bermain-main dengan barang yang namanya narkoba. Orang yang mengonsumsi atau menggunakan narkoba, saya pastikan kalian pasti akan tertangkap,” tegas Kapolres.
Polisi langsung mengamankan keenam pengguna positif tersebut ke Mapolres Padangsidimpuan untuk proses hukum lanjutan. Sementara belasan orang lainnya didata guna pembinaan.
Perwakilan warga Wek V menyampaikan terima kasih atas tindakan sigap aparat kepolisian di wilayah mereka.
“Terima kasih kepada Polres Padangsidimpuan dalam penyelidikan judi dan narkoba. Semoga lingkungan kami jangan ada lagi narkoba,” kata salah seorang tokoh warga di lokasi.
Aparat kepolisian terus mengimbau masyarakat agar aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor ke Call Center 110 jika menemukan indikasi peredaran narkotika.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post