• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Perkuat Layanan Kesehatan Haji, Indonesia Bangun 45 Klinik di Makkah dan Madinah

by Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026
0 0
0
Perkuat Layanan Kesehatan Haji, Indonesia Bangun 45 Klinik di Makkah dan Madinah

Pemerintah Indonesia membangun 45 klinik di Makkah dan Madinah serta menerapkan sistem rujukan berbasis tingkat keparahan penyakit. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Pemerintah Indonesia memperkuat layanan kesehatan haji 1447 H/2026 M dengan membangun 45 klinik di Makkah dan Madinah serta menerapkan sistem rujukan berbasis tingkat keparahan penyakit.

Jakarta, StartNews –Pemerintah Indonesia memperkuat skema layanan kesehatan bagi jamaah haji musim 1447 H/2026 M dengan menambah jumlah klinik dan menerapkan sistem rujukan medis yang lebih ketat guna mengikuti kebijakan terbaru pemerintah Arab Saudi. Langkah ini bertujuan menyesuaikan rasio pelayanan kesehatan yang kini mewajibkan satu klinik kesehatan minimal melayani 5.000 jamaah haji selama berada di Tanah Suci.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Liliek Marhaendro Susilo menjelaskan, sebagai konsekuensi aturan tersebut, pemerintah akan mendirikan 40 klinik kesehatan yang tersebar di 10 sektor di wilayah Makkah.

Sementara untuk wilayah Madinah, akan tersedia lima klinik kesehatan yang ditempatkan di lima sektor berbeda, ditambah dengan operasional Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sebagai pusat rujukan utama di masing-masing kota tersebut.

“Dengan penambahan klinik dan penguatan layanan di KKHI, kami berharap pelayanan kesehatan bagi jamaah semakin optimal,” ujar Liliek, Senin (30/3/2026).

Selain penambahan fasilitas fisik, Kemenkes juga membekali petugas kesehatan kloter dengan pedoman rujukan berbasis tingkat keparahan penyakit atau severity level. Sistem ini dirancang agar petugas medis dapat mengambil keputusan cepat dan tepat, apakah seorang jamaah cukup dirujuk ke KKHI atau harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Arab Saudi demi mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Liliek menegaskan, pendekatan berbasis severity level ini penting dalam situasi darurat di lapangan. Menurut dia, akurasi diagnosa awal akan menentukan keselamatan jiwa jamaah yang membutuhkan pertolongan medis mendadak.

“Pendekatan severity level ini penting agar jamaah mendapatkan pertolongan yang cepat dan sesuai dengan kondisi kesehatannya,” kata Liliek.

Guna menjamin mutu layanan tetap memenuhi standar internasional, pemerintah Arab Saudi mewajibkan adanya supervisi dari penyedia layanan kesehatan swasta yang terakreditasi. Untuk musim haji tahun ini, pengawasan operasional layanan kesehatan jamaah Indonesia akan dilakukan oleh Saudi German Hospital. Sementara distribusi obat-obatan akan dikelola secara terpusat dari KKHI menuju seluruh tenaga kesehatan di perhotelan jamaah.

Di sisi lain, Liliek mengimbau para jamaah yang sedang menunggu jadwal keberangkatan untuk mulai disiplin menjaga kondisi fisik dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta rutin berolahraga ringan minimal 30 menit setiap hari.

Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas mental dan spiritual agar jamaah siap menghadapi rangkaian ibadah yang menguras fisik.

“Selain itu, jamaah perlu istirahat cukup, minimal enam jam tidur setiap malam, serta menjaga pikiran tetap positif,” katanya.

Reporter: Sir

Tags: BangunIndonesiaKesehatan HajiKlinikLayananMadinahMakkah
ShareTweet
Next Post
Polda Sumut Sita Aset Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp28 Miliar di Labuhanbatu

Polda Sumut Sita Aset Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp28 Miliar di Labuhanbatu

Discussion about this post

Recommended

Sungai Batang Toru Kembali Meluap Rendam Pemukiman Warga

Sungai Batang Toru Kembali Meluap Rendam Pemukiman Warga

3 bulan ago
Partai Ummat Madina Daftarkan Bacaleg, yang Transaksi Politik Langsung Dipecat

Partai Ummat Madina Daftarkan Bacaleg, yang Transaksi Politik Langsung Dipecat

3 tahun ago

Popular News

  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Korban Lagi, Polda Sumut Janji Gelar Operasi Penindakan PETI di Madina Pasca Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025