• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Maret 26, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Perempuan Kerap Jadi Korban Valentines Day

by Redaksi
Senin, 13 Februari 2023
0 0
0
Perempuan Kerap Jadi Korban Valentines Day
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Perayaan Valentine Days yang belakangan marak dilakukan generasi muda merupakan penjajahan ekstrem terhadap kaum muda dan mengorbankan kaum perempuan. Demikian disampaikan Ketua PD Muslimah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dr. Melda Diana Nasution, Senin (13/2).

Melda menyebutkan, banyak remaja salah kaprah memaknai Valentine Days sehingga terjerumus pada perilaku yang jauh dari norma agama dan susila.

Dia pun mengajak generasi muda, khususnya di wilayah Madina, untuk tidak ikut-ikutan merayakan tradisi paganisme berkedok kasih sayang. Kami minta generasi muda Madina menolak budaya pagan ini karena tidak menggambarkan budaya masyarakat yang religius, tambahnya.

Dosen di STAIN Madina ini meminta pemerintah, dalam hal ini, Satpol PP dan kepolisian untuk mencegah perayaan yang akrab dengan seks bebas di Madina, Sumut. Kami minta Satpol PP dan pihak kepolisian menggelar razia hotel dan tempat-tempat hiburan untuk menghindari perayaan Valentine yang mengarah ke maksiat, sebutnya.

Melda menerangkan, berbagai kasih sayang tidak harus menunggu Hari Valentine. Apalagi sampai melakukan seks di luar nikah, terangnya.

Selaku perempuan dan bagian dari generasi Islam, Muslimah GPI Madina tidak ingin Madina sebagai Kota Santri dikotori prostitusi terselubung dengan kedok Hari Kasih Sayang, tutupnya.

Untuk diketahui, setiap 14 Februari, di banyak tempat di dunia, permen, bunga, dan kado saling ditukarkan di antara para kekasih. Semua atas nama Valentine.

Menurut klaim Gereja Kristen, keputusan menempatkan Hari Valentine pada pertengahan Februari adalah upaya mengkristenkan perayaan Lupercalia milik masyarakat Pagan.

Reporter: Rls

ShareTweet
Next Post
Ketua DPRD Madina: Penandatanganan SK Pegawai Honor Cermin Kearifan Bupati

Ketua DPRD Madina: Musrenbang Kurang Efektif Akibat Keterbatasan Anggaran

Discussion about this post

Recommended

KUHP dan KUHAP yang Baru Resmi Berlaku Hari Ini

KUHP dan KUHAP yang Baru Resmi Berlaku Hari Ini

3 bulan ago
Presiden Anugerahi Tanda Kehormatan untuk Sastrawan hingga Nakes

Presiden Anugerahi Tanda Kehormatan untuk Sastrawan hingga Nakes

4 tahun ago

Popular News

  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025