• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Penjualan Menurun di Tengah Pandemi, Produsen Lopek Maga Terancam Tutup

by admin-start21
Jumat, 21 Agustus 2020
0 0
0
Penjualan Menurun di Tengah Pandemi, Produsen Lopek Maga Terancam Tutup
ADVERTISEMENT
Foto: Etti Hartini, Produsen Penganan Tradisional Mandailing Natal.

Panyabungan, StArtNews-Pandemi Covid-19 yang saat ini mewabah ternyata turut juga dirasakan produsen Kue Bika dan Lopek Maga (Lepat) di Kelurahan Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi.

Etti Hartini, Produsen Kue Bika dan Lopek Maga di kawasan ini mengutip MohgaNews mengatakan selama ini banyak pelanggan dari luar Mandailing Natal. Namun, sejak Covid-19 mewabah permintaan dan pesanan turun drastis.

Pelanggan kita kebanyakan dari luar Madina, semenjak ada virus corona produksi semakin sedikit dan penjualan menurun drastis. Setiap lebaran biasanya kami banyak menerima pesanan, tetapi lebaran kemarin sangat jauh bedanya, karena pemudik pun tidak ada lagi, kata Etti.

Sepinya pembeli dan turunnya permintaan membuat pengusaha penganan khas Madina ini terancam tutup.

Etti lebih lanjut menyampaikan dalam kadaan normal ia bisa menjual lebih dari 100 piring kue Bika, sementara untuk saat ini terjual 20 piring saja sudah luar biasa.

Biasanya bus AKAP singgah di sini untuk membeli oleh-oleh, tapi sekarang sudah jarang singgah, sebutnya.

Selain kue Bika dan Lopek Maga, Etti juga menjual berbagai penganan tradisional dari Mandailing, seperti keripik incor, panyaram (keu cucur), dan makanan ringan lainnya.

Ibu empat orang anak ini menjelaskan semua penganan itu ia produksi sendiri. Ia sudah melakoni usaha kue tradisional itu bertahun-tahun dan turun temurun dari orang tuanya.

Tim Redaksi StArtNews

Tags: Covid-19Magamakanan khas madina
ShareTweet
Next Post

Memutus Rantai Covid-19, Gerakan Setengah Miliar Masker di Madina

Discussion about this post

Recommended

Sukhairi Motivasi Anak-anak yang Jalani Operasi Bibir Sumbing

Sukhairi Motivasi Anak-anak yang Jalani Operasi Bibir Sumbing

5 tahun ago
RSUD Panyabungan Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna dari KARS di Jakarta

RSUD Panyabungan Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna dari KARS di Jakarta

3 tahun ago

Popular News

  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Mara Samin Lubis Dilantik Jadi Ketua STAIN Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rombongan Bupati Madina Studi Tiru Pengolahan Serai Wangi ke Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026