• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Para Kades di Siabu Berpotensi Laporkan Dugaan Pemerasan ke Polres Madina

by Redaksi
Senin, 22 Juni 2026
0 0
0
Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

Ilustrasi pemerasan kepala desa. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Kades dan pendamping desa di Kecamatan Siabu berpotensi melaporkan dugaan pemerasan Rp95 juta oleh oknum LSM ke polisi usai viral di TikTok.

Panyabungan, StartNews — Sejumlah pendamping desa dan kepala desa di Kecamatan Siabu berpotensi melaporkan dugaan pemerasan oleh oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Polres Madina. Rencana ini mencuat setelah akun media sosial TikTok Wak labu membongkar kasus dugaan pemerasaan itu viral dan diberitakan sejumlah media online.

Salah satu pendamping desa di Desa Hutaraja mengungkapkan, kasus dugaan pemerasan itu masih menjadi bahan perbincangan di kalangan para kepala desa dan pendamping desa di Siabu, sehingga muncul wacana melaporkannya ke polisi.

Pendamping desa yang enggan disebut namanya itu mengatakan oknum pemeras menakut-nakuti para kepala desa dengan ancaman ekspos data pengaduan LSM.

BACA JUGA: – Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

Meskipun pihak pendamping desa telah memberikan klarifikasi bahwa tidak ada praktik pungutan liar, mediasi yang sarat tekanan tetap terjadi demi menghentikan pemanggilan yang berlarut-larut.

“Kami dan kepala desa ditekan. Setelah kepala desa dipanggil, maka dipanggil juga saya tentang permintaan konfirmasi dan klarifikasi pengaduan. Saya menjawab secara tupoksi bahwa tuduhan pungli sama sekali tidak ada,” katanya, Sabtu (20/6/2026).

Karena merasa risih terus-terusan dipanggil, kata dia, kepala desa dipaksa memberikan uang Rp5 juta. “Di Kecamatan Siabu ada 20 desa, kami tawar sehingga total uangnya jadi Rp95 juta,” katanya.

Dia juga setuju jika para kepala desa melaporkan dugaan pemerasaan itu ke polisi agar tindakan serupa tidak terulang lagi pada masa mendatang. “Dilaporkan saja ke polisi, saya setuju,” tegasnya.

Selain itu, dia juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina mendukung para kepala desa melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Dugaan pemerasan ini mencuat ke ruang publik setelah diungkap oleh akun media sosial TikTok Wak labu. Dalam narasinya, terduga pelaku utama berinisial MY alias Jambang disinyalir tidak bekerja sendiri.

Pelaku diduga berjejaring dengan seorang oknum wartawan dan seorang oknum Inspektur Pembantu (Irban) di Inspektorat Madina yang berperan membocorkan dokumen Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP) desa tahun 2024 sebagai alat gertak.

Aliran dana sebesar Rp95 juta tersebut terbukti mengalir ke rekening Bank BRI atas nama Adelina Yanti melalui tiga kali tahapan transfer pada tanggal 18 dan 19 November 2024.

Menyikapi isu miring yang menyeret instansinya, Inspektur Pemkab Madina Munawar menyatakan komitmennya untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum Irban tersebut. Meski terdapat perbedaan data mengenai inisial nama pejabat yang beredar di media sosial, pihaknya tidak akan lepas tangan.

“Pertama saya sampaikan bahwa hari ini kalau singkatan MSS itu, saya tidak tahu MSS itu siapa, karena saat ini yang menjadi Irban IV adalah Deni Setiawan. Namun untuk informasi ini, kami tetap akan menelusuri kebenarannya secara internal. Kemudian untuk Irban IV juga kami akan telusuri informasi ini,” jelas Munawar pada Rabu (17/6/2026).

Sementara guna mengedepankan asas praduga tak bersalah dan perimbangan berita, MY alias Jambang yang disebut-sebut sebagai aktor utama dalam pusaran kasus ini secara tegas menepis segala tudingan yang diarahkan kepadanya.

“Sehubungan yang beredar di akun TikTok, itu tidak benar. Silakan tanya kepada yang bersangkutan langsung supaya dapat titik terangnya,” ungkap MY melalui pesan singkat pada Rabu (17/6/2026).

Reporter: Sir

Tags: DiperasKadesMelaporPolresWak Labu
ShareTweet
Next Post
Lolos Seleksi Administrasi KI Sumut, Arsidin Batubara Siap Mundur dari Golkar

Tak Ada Arsidin Batubara di Daftar 15 Calon Anggota KI Sumut yang Lulus Seleksi Wawancara

Discussion about this post

Recommended

PA Panyabungan dan Advokat Indonesia Madina Jalin Kerja Sama Posbakum 2024

PA Panyabungan dan Advokat Indonesia Madina Jalin Kerja Sama Posbakum 2024

3 tahun ago
Malam Tuah Sakato Buka Rangkaian Peringatan Hari Pramuka Sumbar

Malam Tuah Sakato Buka Rangkaian Peringatan Hari Pramuka Sumbar

4 tahun ago

Popular News

  • Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok, Water Salute Tandai Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu (KNO) – Madina (JHN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkembangan Kasus Smart Village, Jaksa Kembali Periksa Sejumlah Kades

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026