• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, September 27, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Mengapa Laron Melepaskan Sayapnya?

by Saparuddin Siregar
Kamis, 20 Januari 2022
0 0
0
Mengapa Laron Melepaskan Sayapnya?
ADVERTISEMENT

Tahukah Anda Laron akan melepaskan sayapnya setelah terbang beberapa saat mengelilingi cahaya atau sinar lampu. Sebenarnya laron merupakan bagian dari siklus hidup rayap.

Laron termasuk dalam kasta reproduktif yang tugasnya berkembang biak, karena tidak semua koloni rayap mampu bereproduksi. Menurut Slamet Hadijono dalam jurnal Analisis Pengembangan Strategi Jasa Termite Control di Indonesia (2007), siklus hidup rayap diawali dari telur, yang kemudian menetas menjadi nimfa.

Setelah itu, nimfa akan berkembang menjadi kasta reproduktif, pekerja, serta prajurit. Ketiga kasta ini punya tugasnya masing-masing. Kasta reproduktif yang memiliki sayap inilah yang disebut laron.

Laron melepaskan sayapnya karena mereka sudah siap memasuki fase atau tahap kawin dengan pasangannya. Pasangan laron jantan dan betina akan mulai membangun sarang baru untuk menetaskan telur serta membentuk koloni baru.

Dikutip dari buku Mencegah dan Membasmi Rayap secara Ramah Lingkungan & Kimiawi (2005) karya Kurnia Wiji Prasetiyo dan Sulaeman Yusuf, laron yang terbang secara acak dan berkelompok akan berusaha melepaskan sayap mereka.

Caranya dengan berjalan sambil menggoyang-goyangkan tubuh serta menggerak-gerakkan sayap seperti hendak terbang. Setelah sayapnya terlepas, aktivitas kawin akan dimulai.

Namun, sebelum itu, laron jantan dan betina akan berjalan beriringan untuk mencari sarang baru. Laron betina atau calon ratu berada di depan, sedangkan laron jantan atau calon raja berada di belakang.

Seusai menemukan sarangnya, laron akan mulai membangun koloni baru dengan cara meneteskan telur sang betina. Sayangnya, tidak semua laron dapat bertahan hidup dan mendapatkan pasangannya.

Bagi laron yang tidak bisa mendapat pasangannya hingga fajar tiba, mereka akan mati. Sedangkan yang dapat bertahan hidup adalah mereka yang bisa menemukan pasangannya sebelum matahari terbit.

Sumber: kompas.com

 

 

Tags: Melepaskan SayapnyaMengapa LaronTahukah Anda
ShareTweet
Next Post
Ini Peringatan Gubernur Sumut kepada Pelaku Pungli di Sektor Pelayanan Publik

Ini Peringatan Gubernur Sumut kepada Pelaku Pungli di Sektor Pelayanan Publik

Discussion about this post

Recommended

Kerukunan Umat dan Optimisme Indonesia Emas

Kerukunan Umat dan Optimisme Indonesia Emas

3 tahun ago
Bupati Madina Minta Dinas Perdagangan Monitoring Inflasi Jelang Akhir Tahun

Bupati Madina Minta Dinas Perdagangan Monitoring Inflasi Jelang Akhir Tahun

4 tahun ago

Popular News

  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Lantik 38 Kepala Sekolah, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026