• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

LSM PENJARA Desak Polda dan Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Tapsel

by Redaksi
Jumat, 8 Desember 2023
0 0
0
LSM PENJARA Desak Polda dan Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Tapsel

FOTO: STARTNEWS/NASLAY.

ADVERTISEMENT

Tapsel, StartNews Dugaan korupsi dana pelatihan dan pengadaan Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang ditampung di 212 Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) se-Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun 2022 sedang menjadi sorotan. Dugaan korupsi miliaran rupiah ini diduga melibatkan Ketua Tim Penggerak PKK berinisial R, Kepala Dinas PMD berinisia MY, dan Ketua APDESI Tapsel berinisial HBH.

“Tadi pagi kami sudah menggelar aksi unjukrasa di Kepolisian Daerah (Polda) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara,” kata Ketua DPC LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara Pembaharuan Nasional (PENJARA) Tapsel Stevenson Ompusunggu, Jumat (8/12/2023).

Lewat sambungan telepon dari Medan, Seteven menyebut tuntutan aksi mereka adalah Polda dan Kejati Sumut segera memanggil dan memeriksa Ketua TP PKK Tapsel, Kadis PMD, dan Ketua APDESI Tapsel. Mereka diduga bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi pada program Tanaman Obat Keluarga yang ditampung di 212 APBDes se-Tapsel pada tahun 2022.

Dalam orasinya, massa LSM PENJARA meminta aparat penegak hukum di tingkat Sumatera Utara segera mengambil-alih dan mengusut tuntas dugaan korupsi ini. Sebab, aspirasi serupa telah digelar di tingkat Tapsel, tetapi tidak ada tindaklanjut yang jelas.

Dalam aksinya di halaman Polda dan Kejati Sumut, massa LSM PENJARA membentangkan spanduk berisi foto Ketua TP PKK, R, Kadis PMD, MY, dan Ketua APDESI Tapsel, HBH. Menyuarakan orasinya, massa membawa alat pengeras suara yang diangkut mobil pick up.

Massa pengunjukrasa meminta Polda ataupun Kejati Sumut segera memanggil dan memeriksa Ketua TP PKK, Kadis PMD, dan Ketua APDESI Tapsel agar dugaan korupsi ini tidak berlarut-larut, merugikan negara dan sengsarakan rakyat Tapsel.

Dirincikan, Ketua TP PKK Tapsel dengan sepengetahuan Ketua APDESI dan seizin Kadis PMD, menitipkan penganggaran pelatihan dan pengadaan Tanaman Obat Keluarga di 212 APBDes tahun anggaran 2022.

Perealisasiannya dilakukan pada pencairan tahap II dan III APBDes tahun anggaran 2022. Dana itu dipakai untuk pelatihan tanaman Toga selama 2 hari 3 malam di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, sebesar Rp10 juta per desa.

Jika dikalikan 212 desa se-Tapsel maka total uangnya sebesar Rp2,120 miliar untuk pelatihan saja. Kemudian untuk pengadaan tanaman Toga juga Rp10 juta per desa atau jika dikalikan 212 desa se-Tapsel juga sebesar Rp2,120 miliar.

Pengadaan Toga ini ternyata tidak terealisasi penuh. Sementara pencairan anggarannya direalisasikan 100 persen. Dugaan keterlibatan Ketua Tim Penggerak PKK adalah menitipkan anggaran pelatihan dan pengadaan Toga di seluruh APBDesa yang dikoordinasi oleh Ketua APDESI dan seizin Kadis PMD Tapsel.

Bahkan, menurut informasi yang diterima LSM PENJARA, pelatihan dan pengadaan Toga ini melibatkan PT S, salah satu perusahaan besar di Tebing Tinggi yang diduga diperantarai orang dekat Ketua TP PKK Tapsel.

“Atas dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme berjamaah ini. Kami minta aparat penegak hukum yang dalam hal ini Polda dan Kejati Sumut, agar segera panggil dan periksa semua yang terlibat,” tegas Steven.

Ketua DPD LSM PENJARA Tapsel ini mengatakan akan sia-sia semua hasil program pembangunan dan penghargaan yang didapat Pemkab Tapsel apabila dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme di tubuh pemerintah dibiarkan mengakar. Salah satunya diduga melibatkan Ketua TP PKK Tapsel.

Sekadar informasi, tanaman atau tumbuhan yang masuk dalam kategori Tanaman Obat Keluarga (Toga) adalah jahe, kunyit, kencur, lengkuas, daun kemangi, kumis kucing, temu lawak, lidah buaya, dan lain-lainnya.

Reporter: Naslay

Tags: dana desaDugaan KorupsiKejatisuLSM PENJARAPoldaTapsel
ShareTweet
Next Post
Yusuf Siregar Dilantik Jadi Bupati Deliserdang Gantikan Ashari Tambunan

Yusuf Siregar Dilantik Jadi Bupati Deliserdang Gantikan Ashari Tambunan

Discussion about this post

Recommended

Untuk Kali Ketiga Hj. Rukiah Lubis Pimpin BKMT Madina

Untuk Kali Ketiga Hj. Rukiah Lubis Pimpin BKMT Madina

11 bulan ago
Menang PSU, Paslon Dahwin Layangkan Gugatan ke MK

PSU Desa Kampung Baru, Warga Antusias Gunakan Hak Pilih

5 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025