• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Libur Lebaran, Situs Legenda Sampuraga Ramai Dikunjungi Wisatawan

by Redaksi
Jumat, 6 Mei 2022
0 0
0
Libur Lebaran, Situs Legenda Sampuraga Ramai Dikunjungi Wisatawan

FOTO: STARTNEWS/IRP

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Situs legenda berdasarkan cerita rakyat, kolam air panas Sampuraga di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menjadi satu di antara sekian banyak objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan pada momen libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijiriah tahun 2022 ini.

Seperti pantauan StartNews pada hari ketiga Lebaran, Rabu (4/5/2022), ratusan pengunjung tampak memadati objek wisata yang disebut-sebut peninggalan sejarah anak durhaka Si Sampuraga ini.

Ulan, warga Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku senang lantaran tahun ini dibolehkan pemerintah untuk mudik Lebaran ke kampung orangtuanya di Panyabungan. Itu sebabnya, dia bersama keluarga yang di perantauan dan keluarga di Panyabungan sengaja memanfaatkan momen libur Lebaran dengan berwisata ke kolam air panas Sampuraga di Desa Sirambas.

Sangat senang rasanya, karena tahun ini boleh mudik setelah dua tahun nggak boleh kemana-mana akibat pandemi Covid-19, kata gadis yang bekerja di Rumah Sakit Universitas Indonesia ini saat menikmati liburan di kolam air panas Sampuraga, Rabu (4/5/2022).

Untuk itu, Ulan bersama keluargannya tampak antusias menikmati panorama alam Sampuraga. Selain melihat dan menikmati peninggalan sejarah Kerajaan Si Sampuraga yang ditelan bumi, Ulan bersama wisatawan lainnya tampak memanfaatkan kolam air panas tersebut untuk merebus telur, pisang, dan jagung lalu mencicipi hasil rebusannya. Namun, yang paling diminati para pengunjung yakni merebus telur. Para penjual telur mentah pun sampai kewalahan menghadapi para pembeli di lokasi wisata itu.

“Alhamdulillah, sudah tiga hari ini pengunjung selalu ramai dan dagangan telur mentah untuk direbus para pengunjung laris manis. Kayu untuk mereburnya kita siapkan,” ucap penjual telur, Sahrani (40).

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Madina, cerita Sampuraga dan ibunya ini terjadi di tempat yang bernama Padang Bolak. Seorang janda tua hidup bersama anak bernama Sampuraga dalam kondisi yang miskin.

Sampuraga yang hanya bekerja mencari kayu bakar dan tinggal di gubuk yang kumuh kemudian memiliki niat untuk mengubah hidupnya. Dia kemudian memohon izin kepada ibunya yang sudah tua untuk pergi merantau demi bisa mengubah nasib keluarganya.

Mendengar niat anak semata wayangnya, sang ibu akhirnya dengan berat hati memberi izin kepada anaknya yang bernama Sampuraga. Setelah mendapat restu, Sampuraga pergi dengan berlinang air mata sembari berjanji apabila berhasil maka dia akan membantu keadaan sang ibu.

Perjalanan Sampuraga ternyata tidak mudah dan melelahkan. Dia sempat melewati daerah Pidelhi yang sekarang bernama Pidoli dan berdiam di sana beberapa waktu. Setelahnya, dia melanjutkan perjalanan ke sebuah desa yang bernama Sirambas. Saat itu Desa Sirambas dipimpin seorang raja bernama Silanjang dengan nama Kerajaan Silancang.

Di Sirambas, Sampuraga bekerja keras hingga usahanya berhasil dan dia menjadi salah satu orang yang terpandang. Melihat hal itu sang raja memiliki niat untuk menjodohkan Sampuraga dengan putri kesayangannya. Sampuraga sangat senang dengan kabar tersebut dan akhirnya resmi meminang putri Raja Silanjang.

Pernikahan itu pun dihelat dengan meriah dan kabarnya tersebar ke penjuru wilayah hingga ke telinga sang ibu. Ibu Sampuraga yang tidak percaya anaknya bisa meminang putri raja bergegas datang ke Silancang. Namun, hal yang terjadi tak seindah yang diharapkan karena Sampuraga justru tidak mengakui keberadaan sang ibu.

Sampuraga terlalu malu dengan keluarga sang istri karena melihat ibunya yang renta hadir dengan kondisi memprihatinkan, miskin dan kurus. Seketika Sampuraga mengusir sang ibu, sambil berkata kepada semua orang bahwa ibu kandungnya telah meninggal dunia.

Ibu Sampuraga pergi dengan rasa sedih dan sakit hati atas perlakuan anaknya, sembari berdoa kepada Tuhan. Tiba-tiba turun hujan lebat dan semburan air panas dari bawah tanah yang membuat tempat tersebut terendam banjir dan semua orang di pesta tersebut meninggal dunia karena tenggelam.

Tempat Sampuraga tenggelam pun seketika berubah menjadi kolam air panas. Sementara batu-batu di sekitar kolam air panas itu disebut memiliki bentuk seperti acara pernikahan Sampuraga yang ikut terkena kutukan. Lokasi kerajaan yang tergenang banjir itu kini sudah dijadikan lokasi wisata. Setiap orang yang berkunjung kesana pasti menjadikan suatu nasehat kepada anak-anak mereka bagi yang sudah berkeluarga.

Reporter: Sir

Tags: Libur LebaranSampuragaSitus SejarahWisatawan
ShareTweet
Next Post
Libur Lebaran, Perantau Nikmati Udara Sejuk dan Panorama Payabulan

Libur Lebaran, Perantau Nikmati Udara Sejuk dan Panorama Payabulan

Discussion about this post

Recommended

Tunaikan Nazar, Saipullah Santuni Anak-anak Yatim di Desa Kotorojo

Tunaikan Nazar, Saipullah Santuni Anak-anak Yatim di Desa Kotorojo

10 bulan ago
HUT ke-76 TNI, Gubernur Sumut Apresiasi Sinergitas yang Makin Kuat

HUT ke-76 TNI, Gubernur Sumut Apresiasi Sinergitas yang Makin Kuat

5 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jual Organ Harimau Dahan, Dua Warga Madina Ditangkap Polres Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025