Menolak larut dalam hiruk-pikuk politik daerah, Pj Sekda Madina Afrizal Nasution memilih memperkuat akar spiritual warga lewat Salat Tasbih berjamaah di Panyabungan Barat.
Panyabungan, StartNews – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Sekda Madina) Afrizal Nasution mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melepaskan ego keduniawian dan membersihkan hati melalui momentum ibadah bersama di awal bulan Muharram.
Menghadiri pengajian Majelis Taklim Baitul Bukhori di Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat pada Sabtu (12/7/2026), Afrizal yang hadir mewakili Bupati Madina menekankan pentingnya membangun benteng spiritual yang kokoh sebagai fondasi kemajuan daerah.
Menurut dia, pembangunan daerah tidak akan berjalan seimbang jika hanya berfokus pada infrastruktur fisik tanpa diiringi pembenahan mental dan spiritual masyarakatnya. Melalui ibadah kolektif ini, pemerintah daerah berharap muncul gelombang energi positif yang mampu meredam potensi gesekan sosial di tengah masyarakat.
“Salat Tasbih berjamaah ini merupakan momentum refleksi sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat keimanan. Madina adalah kabupaten yang hidup dengan nilai toleransi dan persaudaraan. Melalui kegiatan ini mari kita perkuat keimanan kepada Allah SWT,” ujar Afrizal Nasution.
Senada dengan pesan perdamaian tersebut, pemuka agama Syekh H. Yusuf Amiril Nasution atau akrab disapa Tuan Nalomok, memberikan suntikan moral melalui tausiyahnya. Dia mengingatkan kesibukan mengejar urusan duniawi sering membuat manusia melupakan esensi kebersihan hati dan kejujuran dalam bertindak.
“Salat Tasbih mengajarkan kita memuji kebesaran Allah di tengah kesibukan dunia. Kita dituntut bekerja tidak hanya dengan tangan dan pikiran, tetapi juga dengan hati yang bersih dan niat tulus,” tegas Tuan Nalomok.
Suasana khusyuk menyelimuti lokasi acara saat Tuan Nalomok memimpin jalannya Salat Tasbih sebanyak empat rakaat. Prosesi ibadah yang syahdu ini ditutup dengan lantunan 75 kali kalimat tasbih pada setiap rakaatnya, menyisakan ruang refleksi yang mendalam bagi masyarakat Madina memulai lembaran baru di bulan Muharram dengan komitmen menjaga kedamaian hidup bersama.
Reporter: Sir





Discussion about this post