• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Desember 9, 2025
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

KPPU Awasi Ketat Tender Pengadaan Barang dan Jasa Terkait Pemilu di Sumut

by Redaksi
Jumat, 22 Desember 2023
0 0
0
KPPU Bongkar Modus Kecurangan Peserta Tender di Madina, Tapsel, dan Sergai

Kepala KPPU Kanwil I Ridho Pamungkas. (FOTO: ANTARA/Michael Siahaan)

Medan, StartNews Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil I mengawasi secara ketat pelaksanaan tender-tender pengadaan barang dan jasa terkait Pemilu 2024, karena dianggap rawan terjadi penyelewengan dan persekongkolan.

“Oleh karena itu, kami mendorong agar siapapun pemimpin yang terpilih peduli terhadap isu-isu persaingan usaha,” kata Kepala KPPU Kanwil I Ridho Pamungkas di Medan, dikutip dari laman sumut.antaranews.com, Jumat (22/12/2023).

Untuk itu, kata Ridho, pihaknya berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara terkait pengadaan barang dan jasa Pemilu 2024.

Nantinya, kata dia, andai KPPU memastikan adanya pelanggaran regulasi, semua pihak yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan.

Kami akan menangani dengan cara yang memang kami terapkan untuk setiap pelanggaran tender,” ujar Ridho.

Pemilihan umum (Pemilu) dilakukan dua kali pada tahun 2024, yakni pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota pada 14 Februari 2024 serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota secara serentak pada 27 November 2024.

Selain tender terkait Pemilu 2024, Ridho mengatakan pihaknya juga fokus mengawasi persaingan usaha komoditas pangan.

“Kami fokus di pangan karena inflasi sangat dipengaruhi oleh harga pangan yang volatile (tidak stabil),” katanya.

Selain itu, Ridho menyebut harga pangan yang berfluktuasi juga berpotensi dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya dengan cara ilegal.

Jika hal demikian terjadi, masyarakat akan dirugikan karena harga akan melonjak dan stok pangan di pasar menjadi terbatas. “Kami akan terus memantau supaya spekulan dan kartel tidak muncul,” tegasnya.

Reporter: Sir/Antara

Tags: JasaKPPUPemiluPengadaan BarangSumutTender
ShareTweet
Next Post
Pasca Bencana Aek Singolot, Ini Imbauan Pimpinan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru

Pasca Bencana Aek Singolot, Ini Imbauan Pimpinan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru

Discussion about this post

Recommended

Sumut Terima Bantuan Pertanian Rp534 Miliar dari Kementan

Sumut Terima Bantuan Pertanian Rp534 Miliar dari Kementan

2 tahun ago
Madina Tak Masuk Sorotan Lonjakan Covid-19 di Sumut

Madina Tak Masuk Sorotan Lonjakan Covid-19 di Sumut

4 tahun ago

Popular News

  • Diduga Korupsi PSR Rp1,9 Miliar, Kejaksaan Tahan Dua Pejabat Pemkab Madina

    Diduga Korupsi PSR Rp1,9 Miliar, Kejaksaan Tahan Dua Pejabat Pemkab Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolres Madina akan Tindak Tegas Penjual Pertalite di Luar Area SPBU pada Masa Sulit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Bantuan Tunai MBG PLN yang Viral di Medsos adalah Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Madina Buru Angkot Penimbun BBM di SPBU yang Viral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Temukan Mayat Petani di Sumur Ladang Desa Bangun Purba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025