• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Ini Alasan PKS Tak Dukung Edy Rahmayadi Versi Pengamat Politik

by Saparuddin Siregar
Senin, 5 Agustus 2024
0 0
0
Ini Alasan PKS Tak Dukung Edy Rahmayadi Versi Pengamat Politik

Presiden PKS Ahmad Syaikhu (ketiga kiri) menyerahkan surat rekomendasi kepada Bobby Nasution (ketiga kanan) di Kantor DPP PKS Jakarta, Jumat (2/8/2024). (FOTO: ANTARA/HO-PKS)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah resmi memberikan dukungannya kepada Bobby Nasution untuk maju di kontestasi Pilgub Sumut pada 27 November 2024. Padahal awalnya, nama Edy Rahmayadi tampak yakin bakal diusung oleh partai yang dulu bernama Partai Keadilan itu.

Pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Indra Fauzan membeberkan sejumlah alasan PKS akhirnya memilih mengusung Bobby ketimbang Edy.

“Ada beberapa alasan yang menurut saya kenapa PKS tidak mendukung Edy Rahmayadi. Pertama, posisi Bobby yang unggul dalam survei,” kata Indra Fauzan di Medan, dirilis antaranews.com, Ahad (4/8/2024).

Menurut dia, tidak diragukan lagi di beberapa survei bahwa Bobby Nasution unggul jauh dari rivalnya dan ini cukup memberi keyakinan bagi PKS untuk meninggalkan Edy.

Dari survei terbaru LSI, Bobby Nasution unggul telak dari nama-nama lain. Menurut survei itu, sebanyak 61,3 persen responden memilih Bobby, lalu 30,6 persen responden memilih Edy, dan sisanya8,1 persen respondentidak menjawab.

Sedangkan alasan kedua, kata Indra Fauzan, PKS tentu saja tidak akan mendapat apa-apa jika mengusung Edy. Apalagi jika sampai terjadi koalisi PKS-PDIP maka akan terjadi pula ego politik dari PDIP.

“Dalam artian PDIP akan berusaha keras memajukan kader mereka, karena mereka adalah pengusung utama. Sedangkan Edy bukan kader PKS, berarti PKS tidak akan dapat apa-apa,” papar Fauzan yang juga alumni pasca sarjana Universiti Kebangsaan Malaysia itu.

“Jadi, jika posisi Cagubnya Edy, maka posisi wagub dari internal PDIP sendiri. Dengan situasi sudah seperti ini, berat bagi PKS mengusung Edy Rahmayadi. Bahkan mungkin juga bagi PDIP sendiri, mending mereka bertarung pakai kader sendiri,” imbuhnya.

Alasan ketiga, posisi tawar PKS di koalisi nasional. Tak bisa dipungkiri lagi, ada keinginan PKS untuk masuk koalisi Prabowo-Gibran di ranah nasional.

“Maka salah satu jalannya adalah dengan mendukung Bobby Nasution. Gerindra-PKS sudah lama akrab dalam konstelasi politik. Jadi, keinginan PKS bergabung dengan Gerindra bisa direalisasikan dengan mendukung Bobby Nasution,” papar Fauzan.

Alasan keempat, PKS tentunya tidak ingin melepas Sumut yang selalu mereka kuasai. “Setiap calon yang mereka usung dari 2008, 2013, 2018 selalu berhasil mereka menangkan. Rekor ini tentunya ingin dipertahankan oleh PKS. Jadi, cukup realistis apabila mereka mendukung Bobby dan tidak mendukung Edy,” pungkas Fauzan.

Reporter: Antara

Tags: Alasan PKSEdy RahmayadiPengamat Politik
ShareTweet
Next Post
Bobby Nasution Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilgub Sumut 2024

Kantongi 72 Kursi di DPRD, Tujuh Partai Resmi Usung Bobby di Pilgubsu

Discussion about this post

Recommended

Mancetek untuk Bertahan Hidup

Mancetek untuk Bertahan Hidup

2 tahun ago
Atlet Madina Berprestasi di Porprovsu Terima Penghargaan di Hari Pahlawan

Atlet Madina Berprestasi di Porprovsu Terima Penghargaan di Hari Pahlawan

4 tahun ago

Popular News

  • Ancam Kuras Dana Desa, Kadis PMD Madina Larang Kades Ikut Bimtek ‘Siluman’ di Medan

    Ancam Kuras Dana Desa, Kadis PMD Madina Larang Kades Ikut Bimtek ‘Siluman’ di Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Bisnis, Bonggol Jagung Sumut Tembus Pasar Jepang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Mantan Pejabat Pemkab Madina Divonis Bebas, Ada Apa dengan Dakwaan Jaksa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan 11 Pejabat Eselon II Pemkab Madina Mendadak Ditunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sembilan Pejabat Eselon II Pemkab Madina Tempati Posisi Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026