HMI-MPO Cabang Mandailing Natal mendorong sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah guna menekan risiko kebakaran hutan serta dampak kesehatan akibat kabut asap.
Panyabungan, StartNews – Ketua Umum HMI-MPO Cabang Mandailing Natal (Madina) Ahmad Ripai Nasution menegaskan penanganan ancaman kabut asap di Madina tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
Menurut dia, dampak kabut asap mencakup ancaman serius terhadap kesehatan publik dan kelestarian lingkungan yang memerlukan langkah responsif serta sistemik.
Dia mengtakan masyarakat perlu menerapkan pola perlindungan mandiri di tengah kondisi udara yang memburuk, seperti mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruang, membatasi kegiatan luar rumah, hingga memastikan kecukupan nutrisi dan cairan tubuh.
Di samping perlindungan individu, dia menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menghentikan praktik pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan yang kerap menjadi pemicu utama pencemaran udara.
“Kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan menjadi tanggung jawab bersama. Kita tidak boleh menganggap pembakaran hutan dan lahan sebagai persoalan sepele karena dampaknya dapat dirasakan secara luas, mulai dari pencemaran udara hingga gangguan kesehatan masyarakat,” ujar Ahmad Ripai Nasution.
Dia menambahkan, peran pemerintah daerah dan instansi terkait penting dalam memperkuat pengawasan serta mitigasi kebakaran hutan dan lahan.
Pemantauan kualitas udara secara berkala yang disertai dengan penyebaran informasi secara cepat dan akurat dinilai penting agar warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, dapat mengambil tindakan pencegahan sejak dini.
Dia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mendorong transparansi informasi dan kebijakan penanganan lingkungan yang berkelanjutan.
Sinergi antara edukasi publik dan tindakan tegas terhadap pembakaran lahan diharapkan mampu menciptakan kawasan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman bencana kabut asap bagi generasi mendatang.
Reporter: Sir





Discussion about this post