Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu memulai Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Ar-Ridho, Batang Garut. Fokus pada pemulihan pasca-bencana dan percepatan infrastruktur jalan.
Tapsel, StartNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu memilih Masjid Ar-Ridho di Kampung Batang Garut, Desa Batang Parsuluman, Kecamatan Saipar Dolok Hole, sebagai lokasi perdana rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijiriah tingkat kabupaten pada Sabtu (28/02/2026).
Dalam suasana khidmat di awal bulan suci, Gus Irawan hadir bersama Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga dan Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu. Dia mengatakan kunjungannya kali ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan wujud syukur atas keselamatan warga Tapsel. Dia menceritakan perjuangannya untuk tetap hadir di tengah masyarakat meski baru saja menyelesaikan agenda rapat penting di Jakarta.
“Hari pertama Safari Ramadhan ini kita mulai di Batang Garut, kampung kita ini. Kerinduan untuk bertemu masyarakat bagian dari rasa syukur karena masih diberi umur panjang untuk memuliakan bulan Ramadan dan diberi kesempatan beramal hingga akhir Ramadan,” ujar Gus Irawan Pasaribu di hadapan jamaah.
Momentum Safari Ramadhan ini juga dimanfaatkan bupati untuk merefleksikan ketangguhan masyarakat Tapanuli Selatan dalam menghadapi musibah bencana alam yang melanda pada November 2025. Dia memuji kecepatan koordinasi pemerintah daerah dalam pendataan yang berbuah pada percepatan penyaluran bantuan dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, Tapsel selalu menjadi daerah pertama yang mendapatkan bantuan karena kita juga selalu pertama menyelesaikan pendataan. Mari kita doakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana agar diberikan kesabaran. Kita harus bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat,” tegasnya.
Selain isu kebencanaan, Gus Irawan menyoroti pentingnya konektivitas wilayah sebagai urat nadi ekonomi. Dia mengajak masyarakat untuk mendoakan agar proyek pembangunan jalan provinsi lintas Kecamatan Arse sepanjang kurang lebih 15 kilometer dapat segera terealisasi. Pembangunan infrastruktur ini dinilai penting untuk mempermudah mobilisasi hasil bumi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Saipar Dolok Hole dan sekitarnya.
Apresiasi terhadap kepemimpinan Gus Irawan mengalir dari tokoh masyarakat setempat. Bay Kusuma Pasaribu, perwakilan warga Desa Batang Parsuluman, menyatakan kekagumannya atas dedikasi bupati yang langsung bertolak dari Bandara Silangit menuju lokasi tanpa menunda waktu.
Menurut dia, komitmen pembangunan yang telah dirintis sejak awal masa jabatan, seperti pemberdayaan melalui sektor perikanan dan kegiatan keagamaan, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami berharap pembangunan di Batang Garut dapat terus dilanjutkan. Kami siap mendukung kepemimpinan Bapak Bupati dengan seiya sekata dan ikhlas,” tutur Bay Kusuma.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan. Sebanyak 10 orang mustahik menerima santunan masing-masing sebesar Rp350.000, serta penyerahan bantuan berupa perlengkapan ambal untuk mendukung kenyamanan ibadah di Masjid Ar-Ridho.
Melengkapi nuansa religius, Ustadz Asep Syafa’at Siregar dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa esensi puasa adalah ujian menahan emosi dan memperkuat persaudaraan. Dia menekankan agar nilai kearifan lokal Dalihan Natolu tetap dijaga sebagai fondasi kerukunan masyarakat yang sejalan dengan ajaran Islam dalam menghormati yang lebih tua dan peduli sesama.
Acara ini ditutup dengan ramah tamah bersama unsur Forkopimcam, para pimpinan OPD, dan tokoh lintas sektor yang turut mendampingi rombongan bupati.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post