• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Fraksi Demokrat Dukung Eksistensi TNBG, tapi Pertanyakan Kontribusinya

by Redaksi
Kamis, 24 November 2022
0 0
0
Fraksi Demokrat Dukung Eksistensi TNBG, tapi Pertanyakan Kontribusinya

FOTO: goodreads.com

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Fraksi Partai Demokrat DPRD Mandailing Natal (Madina) mendukung sepenuhnya keberadaan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) seluas 72 ribu hektare di wilayah Kabupaten Madina.

Selain sebagai fungsi kawasan konservasi, menurut Fraksi Demokrat, eksistensi TNBG juga sebagai penyangga untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Kami pertanyakan sejak ditetapkannya Taman Nasional Batang Gadis pada tahun 2004, kontribusi apa saja yang didapat Kabupaten Mandailing Natal, baik berupa bantuan ataupun kompensasi dari keberadaan Taman Nasional Batang Gadis, demikian pertanyaan Fraksi Demokrat dalam dokumen pandangan umum terhadap Nota Keuangan R-APBD Madina Tahun Anggaran 2023 yang disampaikan pada rapat paripurna DPRD Madina, Rabu (23/11/2022) malam.

Selain itu, Demokrat juga menyoroti akses masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya alam yang terbatas, karena sebagian besar sumber daya alam sudah dikuasai oleh perusahan perkebunan dan taman nasional.

Menurut data BPS, ada sekitar 72 ribu hektare lahan dipergunakan untuk perkebunan sawit, yang sebagian besar dikuasai oleh perusahaan besar yang berinvestasi di Mandailing Natal.

Tidak dapat kita pungkiri bahwa kehadiran perusahaan memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Tapi, di sisi lain akses negatif dari kehadiran perusahaan menyebabkan terjadinya konflik sosial dan kerusakan lingkungan yang sampai hari ini belum ada penyelesaiannya.

Itu sebabnya, Demokrat mempertanyakan kontribusi perusahan perkebunan terhadap pendapat asli daerah (PAD) Madina. Selain itu, bagaimana dengan CSR (Corporate Social Responsibility) dan tenaga kerja lokal perusahaan selama ini, tulis Ketua Fraksi Partai Demokrat Dodi Martua dalam dokumen tersebut.

Reporter: Saparuddin Siregar

Tags: Fraksi DemokratKontribusiTNBG
ShareTweet
Next Post
Hari ke-10 Pencarian, Petani yang Hilang di Hutan Tambangan Belum Ditemukan

Hari ke-10 Pencarian, Petani yang Hilang di Hutan Tambangan Belum Ditemukan

Discussion about this post

Recommended

Reses di Nagajuang, Asmaruddin Ingatkan Bahaya Narkoba Intai Generasi Muda

Reses di Nagajuang, Asmaruddin Ingatkan Bahaya Narkoba Intai Generasi Muda

5 tahun ago
Polisi AS Kembali Tembak Mati Pria Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Mati Pria Kulit Hitam

6 tahun ago

Popular News

  • Polisi Tangkap Mobil Pengangkut Rokok Ilegal Tujuan Padangsidimpuan dan Madina

    Polisi Tangkap Mobil Pengangkut Rokok Ilegal Tujuan Padangsidimpuan dan Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026