• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Fraksi Demokrat Dukung Eksistensi TNBG, tapi Pertanyakan Kontribusinya

by Redaksi
Kamis, 24 November 2022
0 0
0
Fraksi Demokrat Dukung Eksistensi TNBG, tapi Pertanyakan Kontribusinya

FOTO: goodreads.com

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Fraksi Partai Demokrat DPRD Mandailing Natal (Madina) mendukung sepenuhnya keberadaan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) seluas 72 ribu hektare di wilayah Kabupaten Madina.

Selain sebagai fungsi kawasan konservasi, menurut Fraksi Demokrat, eksistensi TNBG juga sebagai penyangga untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Kami pertanyakan sejak ditetapkannya Taman Nasional Batang Gadis pada tahun 2004, kontribusi apa saja yang didapat Kabupaten Mandailing Natal, baik berupa bantuan ataupun kompensasi dari keberadaan Taman Nasional Batang Gadis, demikian pertanyaan Fraksi Demokrat dalam dokumen pandangan umum terhadap Nota Keuangan R-APBD Madina Tahun Anggaran 2023 yang disampaikan pada rapat paripurna DPRD Madina, Rabu (23/11/2022) malam.

Selain itu, Demokrat juga menyoroti akses masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya alam yang terbatas, karena sebagian besar sumber daya alam sudah dikuasai oleh perusahan perkebunan dan taman nasional.

Menurut data BPS, ada sekitar 72 ribu hektare lahan dipergunakan untuk perkebunan sawit, yang sebagian besar dikuasai oleh perusahaan besar yang berinvestasi di Mandailing Natal.

Tidak dapat kita pungkiri bahwa kehadiran perusahaan memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Tapi, di sisi lain akses negatif dari kehadiran perusahaan menyebabkan terjadinya konflik sosial dan kerusakan lingkungan yang sampai hari ini belum ada penyelesaiannya.

Itu sebabnya, Demokrat mempertanyakan kontribusi perusahan perkebunan terhadap pendapat asli daerah (PAD) Madina. Selain itu, bagaimana dengan CSR (Corporate Social Responsibility) dan tenaga kerja lokal perusahaan selama ini, tulis Ketua Fraksi Partai Demokrat Dodi Martua dalam dokumen tersebut.

Reporter: Saparuddin Siregar

Tags: Fraksi DemokratKontribusiTNBG
ShareTweet
Next Post
Hari ke-10 Pencarian, Petani yang Hilang di Hutan Tambangan Belum Ditemukan

Hari ke-10 Pencarian, Petani yang Hilang di Hutan Tambangan Belum Ditemukan

Discussion about this post

Recommended

Sijeges, Wujud Peningkatan Pelayanan Pasien di RSUD Panyabungan

RSUD Panyabungan Sediakan Layanan Informasi

3 tahun ago
Kemenag Segera Proses Transformasi STAIN Madina Jadi IAIN

Kemenag Segera Proses Transformasi STAIN Madina Jadi IAIN

1 tahun ago

Popular News

  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rombongan Bupati Madina Studi Tiru Pengolahan Serai Wangi ke Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Tinggal Mabuk Darat, Selamat Datang Lion Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kesal Pondok Dirusak, Pria di Desa Mompang Julu Aniaya ODGJ hingga Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026