Bupati Madina H. Saipullah Nasution memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan dalam LKPJ Tahun 2025. Realisasi belanja untuk kedua sektor tersebut tembus angka Rp1 triliun.
Panyabungan, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menonjolkan pencapaian di sektor pendidikan dan kesehatan saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Madina, Selasa (21/4/2026).
Fokus anggaran pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi poin sentral dalam laporan yang disampaikan kepada jajaran legislatif tersebut.
Saipullah menjelaskan komitmen pemerintah dalam membangun indeks pembangunan manusia tercermin dari besarnya alokasi dana yang dikucurkan sepanjang tahun lalu. Berdasarkan data yang dipaparkan di hadapan Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis dan jajaran wakil ketua, Pemkab Madina telah menyerap anggaran dalam jumlah yang signifikan untuk dua sektor layanan dasar tersebut.
“Pada tahun 2025 Pemkab Madina juga mengalokasikan dana sebesar Rp1.060.506.302.834. Anggaran ini difokuskan untuk meningkatkan urusan endidikan dan kesehatan,” kata Saipullah dalam pidatonya.
Selain penguatan SDM, pemerintah juga melaporkan realisasi belanja sebesar Rp36.792.083.610 yang dialokasikan untuk urusan infrastruktur, perumahan rakyat, hingga ketertiban umum.
Secara menyeluruh, realisasi belanja APBD Madina tahun 2025 tercatat mencapai Rp1.800.513.472.928 dari total pagu sebesar Rp1.982.222.326.158.
Dari sisi pendapatan, Saipullah mengungkapkan performa keuangan daerah cukup stabil dengan realisasi mencapai Rp1.817.865.360.779 dari target sebesar Rp1.900.309.715.158.
Dia menegaskan seluruh struktur pengelolaan keuangan tersebut diarahkan untuk menjalankan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus memenuhi target pembangunan yang sudah dicanangkan.
“LKPJ secara garis besar memuat kebijakan Pemkab Madina, kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan urusan pemerintahan, penyelenggaraan tugas pembantuan dan penyelenggara tugas umum pemerintah,” katanya.
Sidang yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan penyerahan dokumen LKPJ secara simbolis.
Saipullah berharap jajaran DPRD dapat memberikan masukan dan kritik yang membangun atas capaian yang telah dipaparkan guna menyempurnakan tata kelola pemerintahan pada periode berjalan.
Saipullah optimistis sinergi antara pemerintah dan legislatif akan mempercepat terwujudnya visi pembangunan di Mandailing Natal.
Reporter: Fadli Mustafid





Discussion about this post