Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengonfirmasi dua jamaah calon haji asal Sumatera Utara terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci karena faktor kesehatan.
Medan, StartNews – Sebanyak dua jamaah calon haji asal Sumatera Utara yang tergabung dalam Embarkasi Medan terpaksa menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini akibat mengalami gangguan kesehatan.
Penundaan itu dialami oleh Supartini Gino Salaman yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 dan Adi Suharto Samidjo yang merupakan jamaah dari Kloter 5.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus mengatakan penundaan terbaru dialami oleh Adi Suharto Samidjo dengan nomor manifes 146. Sebelum memasuki Asrama Haji Medan, yang bersangkutan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit sehingga tidak dapat mengikuti jadwal keberangkatan rombongannya.
“Ada dua yang menunda keberangkatan akibat sakit, yakni Supartini Gino Salaman di Kloter 3 dan Adi Suharto Samidjo di Kloter 5,” ucap Zulkifli Sitorus di Asrama Haji Medan, Ahad (26/4/2026).
Zulkifli mengatakan panitia akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan kedua jamaah tersebut. Jika kondisi fisik mereka dinyatakan telah pulih dan sehat sebelum masa operasional keberangkatan berakhir, petugas akan mengupayakan untuk memberangkatkan mereka dengan mengisi ketersediaan kursi kosong pada kelompok terbang selanjutnya.
“Kloter kita sampai 17. Jika sudah sembuh, maka Kloter 17 Embarkasi Medan akan berangkat ke Tanah Suci,” katanya.
Hingga saat ini, fase embarkasi untuk 5.922 calon haji asal Sumatera Utara masih terus berlangsung sejak 22 April hingga dijadwalkan berakhir pada 11 Mei 2026.
Sementara Kloter 5 yang dilepas kali ini terdiri dari 360 jamaah yang berasal dari enam kabupaten dan kota, dengan rincian jamaah termuda berusia 15 tahun dan jamaah tertua berusia 83 tahun.
Reporter: Sir





Discussion about this post