PC PMII Madina mencetak 160 mahasiswa kritis dan peka sosial melalui MAPABA di Panyabungan untuk menjawab tantangan kampus dan masyarakat.
Panyabungan, StartNews – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggembleng sekitar 160 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melalui Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) di Ballroom Ladang Sari, Panyabungan, Minggu (4/10/2026).
Kaderisasi formal tingkat pertama ini menjadi pijakan strategis organisasi dalam membentuk karakter mahasiswa yang kritis, agamis, dan nasionalis guna menjawab tantangan dinamika sosial di luar ruang kuliah.
Ketua PC PMII Madina Abdul Rahman mengatakan proses penggemblengan ini menjadi kawah candradimuka untuk menanamkan nilai-nilai dasar perjuangan organisasi secara mendalam.
“MAPABA menjadi pintu awal bagi para peserta untuk mengenal PMII, memahami nilai-nilai perjuangan organisasi, serta mengasah kesadaran intelektual dan semangat pergerakan,” ujar Abdul Rahman di Panyabungan, Minggu (4/10/2026).
Abdul Rahman menilai dinamika kampus dan realitas sosial hari ini membutuhkan figur mahasiswa yang tidak hanya mengejar prestasi akademik di dalam kelas, melainkan juga memiliki kepekaan tinggi terhadap lingkungan sekitar.
“Harapannya, kader-kader yang lahir dari proses kaderisasi ini mampu terus belajar, berproses, berdialektika, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi, masyarakat, agama, dan bangsa,” tambah Abdul Rahman.
Selama kegiatan berlangsung, ratusan peserta menyerap berbagai materi pokok pergerakan secara interaktif, meliputi Nilai Dasar Pergerakan (NDP), ke-Islam-an berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), wawasan keindonesiaan, hingga dasar-dasar kepemimpinan.
Gerakan pembinaan pemuda ini mendapat legitimasi dari para pemangku kepentingan daerah.
Kehadiran Ketua STAIN Madina, Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Madina, serta Ketua Bawaslu Madina mempertegas dukungan lembaga akademis dan penyelenggara pemilu terhadap komitmen PMII dalam mencetak generasi mahasiswa yang adaptif, berintegritas, dan berjiwa sosial tinggi.
Reporter: Sir





Discussion about this post