• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

BPK RI Harus Audit Dana Bos Dinas Pendidikan Madina

by Redaksi
Senin, 24 Februari 2020
0 0
0
BPK RI Harus Audit Dana Bos Dinas Pendidikan Madina
ADVERTISEMENT
Foto: Ketua Ikatan Mahasiswa Muslim Mandailing Natal, Rosyadi Lubis.

Panyabungan, StArtNews– Badan Pemeriksa Keuangan diminta untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap Dinas Pendidikan Mandailing Natal, khususnya bidang Dana Bos Regular dan Bos Afirmasi. Hal ini diungkapkan ketua Ikatan Mahasiswa Muslim Mandailing Natal (IM3) Rosadi Lubis pada StArtNews, Senin (24/02).

“Aset tetap yang diperoleh dari Dana Bos dan pengeluaran per jenis dana Bos tahun 2019 ini harus diperiksa oleh BPK karena dana bos ini sangat riskan apalagi sudah disoroti oleh menteri Keuangan RI,” kata Rosadi Lubis.

Dana Bos Afirmasi tahun 2019 contohnya kata Rosadi, sampai saat ini tidak jelas realisasinya padahal dana itu tidak kecil, ada Rp8 milyar lebih yang dikucurkan untuk sekolah-sekolah terpencil. Belum lagi dugaan adanya permainan Manajer Dana Bos dalam pengadaan alat-alat elekteonik yang sumber dananya dari Bos Afirmasi.

Untuk itu, kata Ketua Ikatana Mahasiswa Muslim Mandailing Natal ini, BPK RI perlu melakukan audit khusus pada Dinas Pendidikan terkhusus pada bendahara, manajer Dana Bos dan Kepala Dinas Pendidikan, Jamilah, SH selaku penanggung jawab penuh Dinas Pendidikan Mandailing Natal.

Seperti diketahui, Dana Bos Afirmasi tahun 2019 untuk Mandailing Natal sekitar Rp 8.032.000.000. Hal ini sesuai pengakuan Manajer Dana Bos Dinas Pendidikan Sakti kepada StArtNews 29 Nopember tahun lewat.

Sakti mengaku, proses Dana Bos Afirmasi sedang berjalan di tahap sosialisasi, Manajer Dana Bos juga kala itu mengaku bahwa sistem orderan barang yang dibeli oleh sekolah penerima dana Afirmasi melalui sistem Siplah (sistem pengadaan barang sekolah ) tidak dicampuri oleh Dinas Pendidikan. Namun, pernyataan ini seolah bertolak belakang dengan kondisi yang ada.

Dari pengakuan sejumlah Kepala Sekolah penerima dana Bos Afirmasi, mereka telah mengikuti sosialisasi dan ditujukan untuk satu perusahaan penyedia barang.

Tim Redaksi StArtNews

Editor: Hanapi Lubis

Tags: Bos AfirmasiDana BOSDana BOS SekolahKorupsi Dana Bos
ShareTweet
Next Post

Bupati Madina Ambil Alih Relokasi Pasar Baru Panyabungan

Discussion about this post

Recommended

Mahkamah Konstitusi Tentukan Hasil Pilkada Madina 15 Januari Ini

Sidang di MK, Kuasa Hukum SUKA Minta Dahwin Didiskualifikasi

5 tahun ago
Pemerintah Izinkan ASN WFA pada 29-31 Desember 2025

Pemerintah Izinkan ASN WFA pada 29-31 Desember 2025

6 bulan ago

Popular News

  • Puluhan Irjen dan Brigjen Baru Isi Jabatan Strategis, Ini Daftarnya

    Puluhan Irjen dan Brigjen Baru Isi Jabatan Strategis, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 29 Peserta Berebut Kursi JPTP Pemkab Madina, Yuri Pendaftar Pamungkas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ancaman Denda Puluhan Juta Rupiah Sebelum Novia Gugur di Latsarmil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Napi Nyamar Jadi Letda TNI, Pejabat Pengamanan Lapas Panyabungan Dicopot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Padangsidimpuan Punya Kapolres Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026