• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Bocah Perempuan Luka Serius Dicakar Kawanan Monyet Liar di Pidoli Dolok

by Redaksi
Minggu, 4 Februari 2024
0 0
0
Bocah Perempuan Luka Serius Dicakar Kawanan Monyet Liar di Pidoli Dolok
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews – Seorang anak perempuan usia 6 tahun luka-luka diterkam kawanan monyet liar di Pinago, Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (3/2/2024) sore.

Korban bernama Ismi Zakia, anak dari pasangan Rahmad Safii dengan Maisaroh, itu mengalami luka cakar dan gigitan moyet liar saat dia mendatangi ibunya di tempat pekerjaannya.

Korban saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan. Luka cakar dan gigitan di bagian punggung dan pahanya terpaksa mendapatkan puluhan jahitan.

Maisaroh, ibu korban, menceritakan awalnya Ismi Zakia bersama adeknya hendak mendatangi ibunya di tempat pekerjaan. Namun, di tengah perjalanan, mereka didatangi kawanan moyet liar.

Saat melihat kawanan monyet, mereka lari menyelamatkan diri. Namun, Ismi Zakia terjatuh dan langsung dicakar dan digigit moyet itu.

Sebelumnya saya tidak tau kejadiannya, karena saya berada di tempat kerja, katanya.

Saat pulang ke rumah, Maisaroh melihat bercak darah. Dia memanggil anak-anaknya, tatapi tidak menyahut. Dia kemudian mencari dan melihat Ismi Zakia berdembunyi di balik lemari dengan ceceran darah di beberapa Bagian tubuhnya.

Anak saya nggak nangis, cuma badannya gemetar karena ketakutan, ujarnya.

Dia meminta tolong tetangga agar anaknya dibawa ke rumah sakit.

Kini kondisi korban sudah mulai membaik setelah luka-lukanya dijahit. Namun, korban belum mau bicara karena masih trauma.

Akibat kejadian itu, warga Pinago memburu kawanan monyet liar itu.

Muhamma Ali Sakti, Warga Desa Pidoli Dolok, mengatakan kawanan moyet liar itu sudah meresahkan warga sejak dua tahun belakangan.

Warga baru berhasil menembak seekor monyet. Puluhan ekor lainnya masih bersembunyi. Warga bertekad terus berburu hingga kawanan monyet liar itu menjauhi permukiman penduduk.

Reporter: Agus Hasibuan

Tags: Bocah PerempuanMonyet LiarPidoli Dolok
ShareTweet
Next Post
Anduring FC Singengu Raih Trofi Turnamen NNB CUP-1 Lewat Adu Penalti

Anduring FC Singengu Raih Trofi Turnamen NNB CUP-1 Lewat Adu Penalti

Discussion about this post

Recommended

Mendag dan Wabup Madina Pantau Harga Bapok di Pasar Panyabungan

Pemkab Madina Usulkan Pembangunan 8 Pasar Rakyat, 4 Masuk Prioritas Kemendag

4 tahun ago
Ditangkap di Padangsidimpuan, Dua Pria Bertato Ini Bawa Sabu dari Bukittingi

Ditangkap di Padangsidimpuan, Dua Pria Bertato Ini Bawa Sabu dari Bukittingi

2 tahun ago

Popular News

  • Polisi Tangkap Mobil Pengangkut Rokok Ilegal Tujuan Padangsidimpuan dan Madina

    Polisi Tangkap Mobil Pengangkut Rokok Ilegal Tujuan Padangsidimpuan dan Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026