Jakarta, StartNews Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung mengapresiasi pencopotan KompolNikoDarutama dari jabatan Kasat Narkoba Polresta Jambi. Kompol Nikodicopot dari jabatannya setelah emak-emak menggerebek kampung narkoba tanpa ada campur tangan kepolisian.
Menurut Budi, langkah tegas dan respon cepat Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono mencopot KompolNiko patut diapresiasi.
“Keputusan Kapolda Jambi mecopot jabatan Kasat Narkoba Polresta Jambi merupakan langkah yang tepat sebagai bentuk komitmen pimpinan Polri memberikan punishment bagi anggota Polri yang dinilai gagal memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata Budi Tanjung melalui siaran persnya, Jumat (28/7/2023).
INW menilai peristiwa penggrebekan markas narkoba oleh puluhan emak-emak di Kelurahan Rawasari, Alambarajo, Kota Jambi, yang sempat viral beberapa hari lalu, telah mencoreng nama baik institusi kepolisian.
Sebab, kata Budi, tak bisa dipungkiri tindakan warga tersebut telah memunculkan berbagai penafsiran negatif di tengah masyarakat, yang pada akhirnya dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Saya mendapat informasi beragam dari warga sekitar lokasi kejadian. Ada yang menyebutkan aparat hukum setempat terkesan membiarkan keberadaan tempat pesta narkoba itu,” ujar pria yang karib disapa Butan itu.
“Ada juga warga yang menyebut bahwa polisi sebetulnya sudah tahu sejak lama, tetapi dibiarkan saja. Jadi, polisi sebagai representasi negara harus cepat hadir merespon setiap adanya tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat,” imbuhnya.
Menurut Butan, pencopotan jabatan Kasat Narkoba Polresta Jambi tidak cukup sampai di situ. Kapolda Jambi juga harus mengusut lebih jauh lagi apakah ada oknum aparat lain yang telah melakukan pembiaran atas keberadaan markas narkoba tersebut.
“Tidak cukup hanya mencopot Kasat Narkoba, Kapolda Jambi juga harus memastikan apakah ada oknum aparat penegak hukum lainnya yang melakukan pembiaran, bahkan mungkin membekingi keberadaan markas narkoba,” tutur Budi.
Reporter: Rls





Discussion about this post