Panyabungan, StartNews Warga Desa Siobon Julu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) boleh dibilang bergantung pada harga karet. Pasalnya, sebagian besar warga desa ini berprofesi sebagai penderes karet. Ekonomi mereka ditopang oleh produksi karet.
Namun, ada yang berbeda dari petani karet kebanyakan di Madina. Di desa yang berpenduduk 228 kepala keluarga (KK) ini umumnya baru menjual karet dua pekan setelah disadap. Tak heran bila harganya lebih mahal dibandingkan karet lain karena lebih padat.
Marhalim, warga Desa Siobon Julu, mengatakan menyadap karet merupakan mata pencaharian utama warga di desa itu. Sebagian yang lain berkebun jenis tamanan hortikultura.

Dia menjelaskan, masyarakat sengaja menunggu dua pekan baru menjual karet hasil sadapan untuk menaikkan harga. Biasanya, harga karet akan lebih tinggi sekitar seribu sampai seribu lima ratus rupiah per kilogram. Di sini tidak ada sawah, katanya.
Marhalim mengungkapkan, dalam dua pekan biasanya dia berhasil mengumpulkan 70 sampai 80 kilogram karet. Hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Muhammad Yunus, warga lainnya, menerangkan ketiadaan sawah memaksa perempuan di desa itu ikut ke kebun untuk menyadap karet. Bahkan, kaum ibu memundak karet puluhan kilogram merupakan pemandangan yang biasa.
Dia mengklaim, penundaan masa penjualan menjadikan karet dari desa itu sebagai salah satu yang diburu pengepul meski dengan harga yang lebih mahal.

Yunus menyebutkan, tidak semua warga mengeringkan karet. Ada beberapa yang menampung di jeriken meski dengan harga yang sedikit lebih murah. Yang di jeriken lebih murah, sebutnya.
Mantan bendahara desa ini menuturkan, umumnya masyarakat tidak hanya menyadap di satu kebun, sehingga tiap pekan selalu ada yang dijual.
Salah satu pengepul mengungkapkan harga jual karet turun dari pekan sebelumnya. Untuk yang di jeriken, dia hanya mampu membeli dengan seharga Rp8 ribuan atau turun lima ratus sampai satu rupiah per kilogram dari pekan sebelumnya.
Reporter: Roy Adam





Discussion about this post