• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Aliansi Militer AUKUS Dibentuk, Indonesia Waspadai Keamanan Indo Pasifik

by Redaksi
Rabu, 22 September 2021
0 0
0
Aliansi Militer AUKUS Dibentuk, Indonesia Waspadai Keamanan Indo Pasifik

Badan Keamanan Laut (Bakamla) melakukan penguatan patroli di Laut Natuna Utara yang dekat dengan Laut China Selatan. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja dengan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Mahendra Siregar untuk membahas anggaran dan sejumlah isu internasional.

Sebab,Australia, Inggris, dan Amerika Serikat (AUKUS) telah membentuk In Hance Triateral Security Partnershipyang diduga berpotensi menimbulkan konflik baru di kawasan Indo Pasifik-Tiongkok.

“PembentukanIn Hance Triateral Security Partnershipatau dikenal AUKUS antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat pada 15 September 2021. Banyak pihak melihat ini manifestasi rivalitas antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkokdi kawasan Indo Pasifik. Ini diprediksi akan terus mewarnai kawasan Indo Pasifik tahun 2022,” kata Wakil Menteri Luar Negeri RIMahendra Siregar di Ruang Sidang Komisi I DPR, Jakarta,Rabu (22/9/2021).

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin juga menilai pembentukan Aliansi Militer AUKUS akan memecah negara-negara di Eropa dan Asia.

“Pemerintah segera mengambil sikap politik bebas aktif yang tidak memihak ke Amerika Serikat maupun Tiongkok,” kata Hasanuddin.

Bahkan, Hasanuddin juga mengingatkan posisi Indonesia di dalam Gerakan Non-Blok. “Kita tidak boleh terpancing kemanapun, justru diantara 2 perang, ini kan perang dingin gaya baru, di wilayah ini, sebentar lagi wilayah Eropa akan terbelah, sudah terbelah,” kata dia.

Selandia Baru, lanjut dia, sudah dikeluarkan dari Fakta Pertahanan. “(Karena Selandia Baru) tidak sepakat adanya Kapal Selam Nuklir Australia dipecat,” kataHasanuddin.

Hasanuddin juga menyebutkan, sebelumnya Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Aan Kurnia telah melakukan upaya penguatan patroli di Laut Natuna Utara yang dekat dengan Laut China Selatan.

“Gesekan Aliansi Militer AUKUS dengan Tiongkok berpotensi terjadi di Laut China Selatan,” kata Hasanuddin.

Sumber: RRI

Tags: Aliansi MiliterAUKUSIndo PasifikLaut China Selatan
ShareTweet
Next Post
Komisi II DPR Setujui Anggaran KPU Tahun 2022 Sebesar Rp 8 Triliun

Komisi II DPR Setujui Anggaran KPU Tahun 2022 Sebesar Rp 8 Triliun

Discussion about this post

Recommended

Angka Stunting di Madina Turun

Angka Stunting di Madina Turun

5 tahun ago
Tapsel Dipimpin Plt. Bupati Rado Makin Tanggap Tangani Bencana

Tapsel Dipimpin Plt. Bupati Rado Makin Tanggap Tangani Bencana

1 tahun ago

Popular News

  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025