• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Angka Stunting di Madina Turun

by admin-start21
Rabu, 31 Maret 2021
0 0
0
Angka Stunting di Madina Turun
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StArtNews-Stunting (kondisi tinggi badan anak yang cenderung pendek atau tidak sesuai dengan umurnya) merupakan salah satu prioritas pemerintah di bidang kesehatan. Dalam 4 tahun ke depan atau sampai 2024 pemerintah menargetkan Indonesia bebas stunting.

Hal itu disampaikan Kasi Ketahanan Remaja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Mandailing Natal (Madina), Bintang Eka Damayanti saat menggelar dialog interaktif di Radio StArt FM Panyabungan, Rabu (31/2021).

Dalam dialog yang dibuka Kadis DPP-KB Madina, Adanan Harahap terungkap Mandailing Natal mengalami penurunan stunting dalam satu tahun terakhir. Yakni dari 9,65% pada tahun 2020 turun menjadi 6,56% pada tahun 2021 ini.

Sementara itu, Kasi UPPKS DPP-KB Madina, Todi Alamsyah Nasution menyebutkan Pemkab Madina terus melakukan upaya-upaya penekanan angka stunting dengan sosialisasi dan penentuan lokasi khusus (lokus) yang menjadi prioritas.

Untuk Madina ada 3 Kecamatan yang menjadi lokus dan prioritas kita, yaitu Kecamatan Tambangan, Ulu pungkut dan Kotanopan. Penentuan lokus ini berdasarkan data yang kita peroleh melalui pendataan, ujarnya.

Todi Alamsyah berharap dengan gencarnya sosialisasi yang dilakukan dinas kesehatan maupun DPP-KB Madina masyarakat semakin bisa menerima dan mengerti pentingnya penanganan stunting.

Stunting sendiri sesuai yang disampaikan Kasi Ketahanan Balita, Anak dan Lansia, Riska Wahyuni mempunyai dampak buruk berupa terganggunya perkembangan otak, gangguan pertumbuhan fisik dan metabolisme tubuh.

Selain itu, jelas Riska, dalam jangka panjang stunting dapat mengakibatkan kurangnya kemampuan kognitif, imun yang lemah, diabetes, obesitas, kanker, stroke dan disabilitas pada usia lanjut.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Madina berharap masyarakat semakin peduli dengan stunting, terutama untuk orang tua, ibu hamil dan remaja pra nikah.

Reporter/Editor: Roy Adam

Tags: DPPKBStunting
ShareTweet
Next Post
Minggu Ini Kejatisu Periksa Dugaan Korupsi DAK di Disdik Madina

Minggu Ini Kejatisu Periksa Dugaan Korupsi DAK di Disdik Madina

Discussion about this post

Recommended

Irsan Pimpin Upacara HAB ke-77 di Padangsidempuan

Irsan Pimpin Upacara HAB ke-77 di Padangsidempuan

4 tahun ago
Terkait Konflik PT Rendi dan Warga Singkuang, Ketua DPRD Madina Teken Rekomendasi Komisi II

Terkait Konflik PT Rendi dan Warga Singkuang, Ketua DPRD Madina Teken Rekomendasi Komisi II

3 tahun ago

Popular News

  • Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok, Water Salute Tandai Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu (KNO) – Madina (JHN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkembangan Kasus Smart Village, Jaksa Kembali Periksa Sejumlah Kades

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Kajari di Sumatera Utara Diganti, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026