Warga Kelurahan Panyabungan III kecewa lantaran air SPAM dari Dinas PUPR Madina tak mengalir sejak Idul Fitri. Warga terpaksa mandi dan mencuci di Sungai Aek Mata.
Panyabungan, StartNews – Warga Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kecewa akibat air dari proyek perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan tematik Dinas PUPR Madina tidak mengalir sejak Hari Raya Idul Fitri yang lalu.
Fasilitas pengentasan permukiman kumuh terpadu yang dibangun oleh pemerintah itu hingga kini belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagaimana mestinya. Kegagalan fungsi infrastruktur penunjang kebutuhan dasar ini memicu kekecewaan warga yang telah lama mendambakan akses air bersih langsung ke pemukiman mereka.
Akibat tidak mengalirnya air bersih dari jaringan SPAM tersebut, masyarakat terpaksa kembali memanfaatkan sarana alami demi memenuhi kebutuhan MCK sehari-hari.

“Dengan kondisi ini warga terpaksa mencuci pakaian dan perlengkapan dapur, serta mandi di Sungai Aek Mata,” kata R. Lubis, warga setempat, Rabu (29/7/2026).
Masalah pada saluran air ini sejatinya terlihat jelas pada pengerjaan fisik proyek yang telah berjalan tiga kali tahap pengerjaan. Aliran air hanya sempat dirasakan warga pada pengerjaan tahap pertama. Sementara pada pengerjaan tahap kedua dan ketiga, air sama sekali tidak mengalir hingga saat ini.
Masyarakat mendesak dinas terkait untuk segera turun tangan melakukan pembenahan teknis secara menyeluruh agar bantuan fasilitas air bersih pemerintah tersebut tidak menjadi proyek sia-sia dan dapat segera difungsikan kembali secara optimal.
Reporter: Agus Hasibuan





Discussion about this post