Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyerahkan tali asih kepada keluarga veteran dan pahlawan perintis di Kotanopan.
Kotanopan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menyerahkan bantuan tali asih kepada puluhan keluarga veteran dan pahlawan perintis kemerdekaan di Terminal Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Jumat (14/8/2026).
Bantuan yang diserahkan oleh Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution itu sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Berdasarkan data panitia penyelenggara, saat ini tercatat sebanyak 22 veteran dan 25 perintis kemerdekaan asal Kotanopan yang terdaftar secara resmi. Meski demikian, pemerintah daerah meyakini jumlah pejuang asal Kotanopan sebenarnya jauh lebih banyak, mengingat masih ada pejuang yang belum tercatat akibat hilang atau tidak diketahui keberadaannya pasca-masa perjuangan.
Dalam penyerahan tali asih tersebut, Atika mengutarakan apresiasi kepada para ahli waris yang terus menjaga api semangat perjuangan para leluhur. Dia mengatakan momentum perayaan hari kemerdekaan tidak boleh dipandang sekadar agenda tahunan, melainkan sebagai sarana memupuk rasa cinta Tanah Air.
“Melalui perayaan seperti ini, rasa nasionalisme kita tetap membara dalam mencintai NKRI. Kita juga harus terus mengirimkan doa untuk seluruh pejuang kemerdekaan di seluruh Indonesia,” ujar Atika saat menyampaikan sambutannya di hadapan para keluarga pejuang dan masyarakat yang hadir.
Atika juga menegaskan komitmen Pemkab Madina dalam mengabadikan nilai-nilai sejarah di daerahnya. Salah satu bentuk penghormatan konkret tersebut adalah penyematan nama pahlawan revolusi asal Kotanopan untuk fasilitas umum strategis daerah, yakni penamaan Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution yang berlokasi di Bukitmalintang.
Menariknya, Atika memberi perhatian khusus pada keterlibatan anak-anak dan remaja dalam merayakan kemerdekaan. Menurut dia, pemanfaatan ragam kegiatan fisik dan kebudayaan dalam menyambut HUT RI efektif untuk mengalihkan perhatian generasi muda dari ketergantungan terhadap gawai.
“Jadikan kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Mari libatkan generasi muda agar mereka mengenal sejarah dan mencintai Tanah air,” katanya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penutupan pagelaran drum band tingkat kecamatan yang diikuti pelajar dari berbagai tingkatan sekolah di Kotanopan.
Suasana semakin meriah ketika Atika memanfaatkan momen tersebut untuk bernostalgia. Dia spontan memukul snare drum dan berjalan kaki bersama para peserta drum band dari Terminal Pasar Kotanopan hingga SMAN 1 Kotanopan.
Reporter: Sir





Discussion about this post