Sebanyak 11 PTKIN menembus Top 100 universitas terbaik di Indonesia versi Webometrics, membuktikan penguatan riset dan transformasi digital kampus keagamaan.
Jakarta, StartNews — Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) kembali mencatatkan pemenuhan standar akademis di tingkat nasional setelah 11 kampusnya menembus pemeringkatan Top 100 Universitas di Indonesia versi Webometrics.
Capaian ini menjadi bukti keberhasilan transformasi digital, keterbukaan akses publik, serta peningkatkan kualitas publikasi ilmiah yang terus digenjot di lingkungan kampus keagamaan milik negara. Kehadiran belasan PTKIN di jajaran papan atas tersebut mempertegas kualitas pendidikan dan riset berbasis keagamaan makin diperhitungkan secara luas.
Sejalan dengan torehan prestasi ini, dorongan agar kampus-kampus tersebut terus memperkuat kontribusi dan daya saing global makin gencar dilakukan.
“Kedepan, PTKIN harus menjadi pusat keunggulan (center of excellence) yang mampu menghadirkan pendidikan berkualitas, riset yang berdampak, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata. Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, saya optimistis semakin banyak PTKIN yang akan masuk jajaran perguruan tinggi terbaik, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Prof. Sahiron.
Keberhasilan menembus peringkat Top 100 versi Webometrics ini diharapkan menjadi batu pijakan bagi seluruh PTKIN untuk terus meningkatkan kinerja publikasi ilmiah, keterlibatan publik, serta memperluas kemitraan strategis di tingkat internasional.
Berdasarkan rilis Webometrics, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi PTKIN dengan peringkat tertinggi, menempati peringkat ke-22 nasional sekaligus peringkat 1.115 dunia. Posisi tersebut diikuti UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada peringkat 24 nasional, kemudian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di peringkat 41 nasional.
Sementara delapan PTKIN lainnya yang berhasil masuk Top 100 adalah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Raden Intan Lampung, UIN Sumatera Utara, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dan UIN Walisongo Semarang.
Reporter: Sir





Discussion about this post