Teknologi drone Basarnas menjadi kunci keberhasilan penemuan jasad pemancing yang hanyut di Sungai Batang Toru setelah tim gabungan melakukan pencarian selama empat hari.
Taput, StartNews – Tim gabungan berhasil menemukan korban hanyut di Sungai Batang Toru, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dalam kondisi mengapung pada radius dua kilometer dari lokasi awal kejadian, Kamis (28/5/2026).
Penemuan pada hari keempat itu menjadi bukti efektivitas pemanfaatan teknologi drone milik Basarnas yang dikerahkan khusus untuk menyisir titik-titik buta serta area sungai yang sulit dijangkau oleh tim darat maupun perahu karet.
Sejak operasi dimulai pukul 08.00 WIB, tim penyelamat sengaja mengubah strategi dengan memfokuskan pemantauan udara di sepanjang bantaran sungai yang dipenuhi medan terjal dan vegetasi lebat.
BACA JUGA: – Pemkab Taput Kerahkan Tim Gabungan Cari Pemancing Hanyut di Sungai Batang Toru
Penggunaan drone terbukti memangkas waktu pencarian secara signifikan, hingga akhirnya jasad korban terlihat mengapung di permukaan air pada pukul 11.00 WIB dalam kondisi mulai membusuk. Setelah objek dipastikan, tim gabungan melakukan evakuasi dan segera menyerahkan korban kepada pihak keluarga.
Keberhasilan integrasi teknologi udara dan kerja keras personel di lapangan ini mendapat apresiasi dari otoritas setempat, sebelum operasi penyelamatan resmi dinyatakan selesai pada pukul 12.30 WIB.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja tanpa lelah selama proses pencarian berlangsung. Solidaritas dan kerja sama seluruh pihak sangat membantu hingga korban berhasil ditemukan,” ucap perwakilan tim Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Reporter: Sir





Discussion about this post