Waspada cuaca ekstrem, BMKG memprediksi Mandailing Natal (Madina) akan diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang sepekan ke depan akibat sirkulasi siklonik.
Medan, StartNews – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi salah satu wilayah di Sumatera Utara yang diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang selama sepekan kedepan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh adanya belokan angin dan aktivitas sirkulasi siklonik di wilayah pantai barat Sumatera Utara.
Kepala BBMKG Wilayah I Hendro Nugroho menjelaskan, dinamika atmosfer saat ini mendukung pertumbuhan awan hujan jenis cumulonimbus yang cukup masif. Menurut dia, pemanasan siang hari yang intens turut mempercepat pertumbuhan awan konvektif di berbagai wilayah, termasuk kawasan Mandailing Natal dan sekitarnya.
“Kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas sirkulasi siklonik yang terjadi di pantai barat Sumatera Utara, mengakibatkan belokan angin dan pertemuan massa udara di Sumatera Utara, sehingga memicu pertumbuhan awan-awan hujan cukup besar,” ungkap Hendro Nugroho, Senin (6/4/2026).
Hendro menambahkan, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang melintasi Sumatera serta anomali suhu muka laut yang hangat menjadi faktor penguat potensi hujan lebat ini. Berdasarkan analisis BMKG, sistem ini membentuk daerah konvergensi yang secara signifikan meningkatkan kelembapan udara di wilayah Sumut bagian barat.
“Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” tegas Hendro saat merinci daftar daerah yang masuk dalam kategori waspada, termasuk Mandailing Natal.
Mengingat kondisi geografis Mandailing Natal yang rawan terhadap bencana hidrometeorologi, BMKG meminta masyarakat tetap siaga terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
Hendro juga mengimbau para pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi mitigasi bencana guna meminimalisasi dampak cuaca buruk yang diperkirakan bertahan hingga beberapa hari mendatang.
Reporter: Sir





Discussion about this post