Masyarakat Desa Sibiobio mendesak Kapolres Madina segera menindak pelaku ilegal loging di perbukitan Koje Godang setelah proses pemeriksaan saksi dinilai jalan di tempat.
Panyabungan, StartNews – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy didesak menangkap aktor utama di balik maraknya aktivitas ilegal loging yang merambah kawasan perbukitan Koje Godang, Desa Sibiobio, Kecamatan Kotanopan.
Desakan itu muncul lantaran hingga kini belum ada langkah konkret pihak kepolisian meski saksi kunci telah memberikan keterangan kepada penyidik Satreskrim Polres Madina sejak pekan lalu.
Ketidakpuasan warga memuncak, karena aktivitas perambahan hutan di kawasan kebun kopi Torkumoyan tersebut dilaporkan masih terus beroperasi secara terang-terangan. Pelaku yang diduga berinisial P, yang juga warga setempat, terkesan kebal hukum karena belum tersentuh tindakan kepolisian meskipun laporan pengaduan masyarakat (Dumas) telah bergulir.
Saksi kunci berinisial K mengaku membeberkan seluruh informasi mengenai praktik haram tersebut saat memenuhi panggilan penyidik pada pekan lalu. Dia menyayangkan sikap aparat yang dinilai lamban. Padahal, data dan fakta lapangan sudah disampaikan secara terperinci guna mempercepat proses hukum.
“Semua pertanyaan penyidik sudah saya jawab secara detail sesuai yang saya ketahui di lapangan. Aktivitas ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa tersentuh hukum. Namun, sampai sekarang pelaku belum juga dipanggil atau ditindak tegas. Padahal, mereka masih terus beroperasi di sana,” ujar K melalui sambungan telepon, Jumat (3/4/2026).
Masyarakat khawatir pembiaran ini akan berujung pada kerusakan ekosistem hutan dan perkebunan warga secara permanen. Selain ancaman terhadap lingkungan, warga yang bermukim di wilayah hilir kini dihantui ketakutan akan potensi bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor jika penggundulan hutan di perbukitan Koje Godang tidak segera dihentikan.
Melalui desakan ini, warga Desa Sibiobio berharap Kapolres Madina segera menginstruksikan jajarannya untuk turun langsung ke lokasi kejadian. Mereka meminta pihak kepolisian tidak sekadar melakukan pemeriksaan administratif, tetapi menangkap pelaku demi memberikan efek jera dan menyelamatkan sisa hutan yang ada.
Reporter: Agus Hasibuan





Discussion about this post