Tingkat kehadiran ASN Pemkab Tapsel mencapai 87,6 persen pada hari pertama kerja pasca Lebaran 2026. Bupati Gus Irawan Pasaribu instruksikan percepatan program pembangunan dan pemulihan ekonomi daerah. Baca selengkapnya di sini.
Tapsel, StartNews – Sebanyak 87,6 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tercatat hadir bekerja pada hari pertama pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Data tersebut disampaikan oleh sekretaris daerah sekaligus komandan upacara, Sofyan Adil Siregar, dalam laporan resmi kepada Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu saat memimpin apel gabungan perdana di lapangan Parade Kompleks Perkantoran Pemkab Tapsel, Sipirok, Rabu (25/3/2026).
Berdasarkan laporan tersebut, dari total 1.488 ASN yang berkantor di kompleks pusat perkantoran, sebanyak 1.304 orang hadir dan mengisi absensi. Sementara 184 orang atau sekitar 12,4 persen sisanya dilaporkan tidak hadir dengan berbagai keterangan, mulai dari sakit, izin, tugas luar, hingga tanpa keterangan yang jelas.
Dalam arahannya di depan peserta apel, Gus Irawan Pasaribu menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta permohonan maaf kepada seluruh jajaran yang hadir.
Meskipun suasana Lebaran masih terasa, kata dia, semangat kerja harus segera dipulihkan mengingat tantangan besar yang dihadapi daerah pasca bencana alam November 2025 serta dinamika ekonomi global yang belum stabil.
“Atas nama pemerintah, pribadi, dan keluarga, saya mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin, taqabbalallahu minna wa minkum,” ujar Gus Irawan.
Dia menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan, terutama dalam mengelola Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang kini mulai dikembalikan secara bertahap oleh pemerintah pusat.
Dia memperingatkan kelambatan dalam penyerapan anggaran dapat berdampak buruk pada realisasi transfer dana di periode berikutnya, yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat.
“Jika kita lambat atau tidak siap dalam menggunakan TKD tersebut, maka sangat mungkin transfer berikutnya tidak terealisasi. Percepatan eksekusi program harus dilakukan dengan menentukan skala prioritas yang paling berdampak bagi ekonomi masyarakat,” tegas Gus Irawan.
Menutup arahannya, Gus Irawan mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak cepat dan adaptif dalam menjalankan program pemulihan ekonomi agar Tapsel bisa bangkit lebih kuat.
Kegiatan apel ini juga dihadiri Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, jajaran Asisten, Staf Ahli, serta seluruh pimpinan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Reporter: Lily Lubis




Discussion about this post