• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Napas Baru di RSUD Panyabungan

by Redaksi
Senin, 23 Februari 2026
0 0
0
Napas Baru di RSUD Panyabungan

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

BAGI pasien gagal ginjal, jarak tempuh menuju meja perawatan sering kali menjadi beban yang sama beratnya dengan penyakit itu sendiri. Selama ini, warga Mandailing Natal (Madina) harus berjibaku dengan waktu dan biaya transportasi yang tinggi demi mendapatkan layanan cuci darah di luar daerah.

Namun, langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Madina di RSUD Panyabungan per 20 Februari 2026 ini membawa pesan kuat bahwa akses kesehatan yang layak bukan lagi sekadar impian bagi masyarakat di daerah.

Kehadiran 12 unit mesin Hemodialisa (HD) terbaru di gedung baru RSUD Panyabungan di Kawasan Panatapan bukan hanya soal penambahan inventaris medis, melainkan solusi konkret atas persoalan kemanusiaan.

Dengan kapasitas yang mampu melayani hingga 24 pasien setiap hari melalui sistem dua shift, RSUD Panyabungan kini bertransformasi menjadi tumpuan harapan baru. Ini langkah maju yang patut diapresiasi, mengingat betapa pentingnya rutinitas tindakan medis ini bagi keberlangsungan hidup para pasien.

Hal yang paling mencuri perhatian dari kebijakan Bupati Madina H. Saipullah Nasution adalah keberaniannya mengambil jalan keluar kreatif di tengah keterbatasan APBD. Penggunaan skema kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengadaan alat-alat canggih tersebut merupakan bukti kecerdasan manajerial bisa mengalahkan hambatan finansial.

Melalui pola kemitraan ini, pemerintah daerah berhasil menghadirkan fasilitas medis mutakhir tanpa harus membebani anggaran daerah secara langsung. Ini sebuah langkah win-win solution yang seharusnya menjadi inspirasi bagi kepala daerah lain.

Keputusan ini menunjukkan bahwa fokus pada pelayanan publik tidak harus selalu menunggu ketersediaan dana yang melimpah. Dengan menggandeng mitra profesional, risiko perawatan alat dan pembaruan teknologi menjadi lebih terjamin, sehingga manajemen rumah sakit dapat sepenuhnya mencurahkan energi mereka untuk meningkatkan kualitas layanan pasien.

Komitmen ini semakin terlihat nyata ketika Bupati Saipullah didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution memantau langsung fasilitas dan memberikan dukungan moral kepada para pasien.

Tentu saja, kehadiran mesin-mesin canggih ini hanyalah awal dari perjalanan panjang perbaikan kualitas kesehatan di Madina. Rencana bupati untuk terus menambah unit sesuai dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) medis menjadi catatan penting yang harus dikawal bersama.

Infrastruktur ruangan yang sudah memadai di Panatapan harus segera diimbangi dengan akselerasi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan agar fasilitas yang ada dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan.

Langkah Pemkab Madina ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang berempati akan selalu menemukan jalan untuk menyejahterakan rakyatnya.

Kita berharap, semangat yang dibawa dari gedung baru RSUD Panyabungan ini menular ke sektor pelayanan publik lainnya, sehingga menjadikan Madina sebagai daerah yang tidak hanya mandiri secara administrasi, tetapi juga mandiri dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh warganya.

Kesehatan memang mahal. Namun, ketidakhadirannya jauh lebih mahal. Langkah RSUD Panyabungan merupakan investasi kemanusiaan yang nilainya tak terhingga bagi masa depan Madina.

Penulis: Saparuddin Siregar | Pemimpin Redaksi StartNews.co.id

Tags: Cuci DarahHemodialisaRSUD PanyabunganSikap Redaksi
ShareTweet
Next Post
Pengedar Sabu di Bireuen Tembak Polisi Pakai Senjata Rakitan saat Ditangkap

Pengedar Sabu di Bireuen Tembak Polisi Pakai Senjata Rakitan saat Ditangkap

Discussion about this post

Recommended

Rusak Aliran Sungai Batang Gadis, Puluhan Warga Satroni Perusahaan Penambang Pasir

Rusak Aliran Sungai Batang Gadis, Puluhan Warga Satroni Perusahaan Penambang Pasir

4 tahun ago
Kisah Ustaz Soleh Ubah Musala yang Hampir Roboh Jadi Pusat Kajian

Kisah Ustaz Soleh Ubah Musala yang Hampir Roboh Jadi Pusat Kajian

7 bulan ago

Popular News

  • Ini Daftar Nama 59 Pejabat yang Dilantik Bupati Madina

    Ini Daftar Nama 59 Pejabat yang Dilantik Bupati Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Ini Gunung Sorik Marapi 16 Kali Gempa Vulkanik, Masyarakat Diminta Waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Dianiaya, Seorang Pria Tewas di Lokasi Tambang Emas Ilegal Desa Runding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Madina Tetapkan Enam Tersangka Kasus Pembunuhan Pencuri Gelundung di Desa Runding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria yang Tewas di Desa Runding Diduga Diculik dari Tempat Usaha Galundung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025