• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ketahui Bahaya Self-Diagnosis Kesehatan Jiwa Pakai AI, Gen Z dan Alpha Paling Rentan

by Redaksi
Jumat, 28 November 2025
0 0
0
Ketahui Bahaya Self-Diagnosis Kesehatan Jiwa Pakai AI, Gen Z dan Alpha Paling Rentan

Psikiater FKUI-RSCM dr. Kristiana Siste. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews – Tren anak muda menggunakan kecerdasan artifisial (AI) untuk menilai kondisi kesehatan mental makin meningkat. Psikiater FKUI-RSCM dr. Kristiana Siste memperingatkan bahwa praktik self-diagnosis ini berisiko menyesatkan, karena AI tidak selalu mampu membaca gejala dengan benar.

Dalam Dialog Multistakeholder Towards a Smart Governance di Gedung Kemenko PMK pada Rabu (26/11/2025) lalu, dr. Siste mengatakan banyak remaja dan dewasa muda kini bergantung pada chatbot untuk mencari tahu kepribadian hingga dugaan depresi.

“AI ini kan seringkali digunakan oleh gen Z dan gen Alpha untuk menanyakan ‘Aku kepribadiannya apa? Introvert atau extrovert? Aku depresi nggak sih?’” ujarnya.

Dia mengungkapkan beberapa pasien bahkan menjadikan AI sebagai tempat bercerita saat merasa kesepian. Minimnya komunikasi dalam keluarga membuat sebagian anak muda lebih nyaman berbagi keluhan kepada chatbot dibanding orang terdekat.

Siste menilai AI dapat membantu sebagai alat screening awal, termasuk untuk mendeteksi kecanduan internet, game, dan judi online. Namun, dia menekankan bahwa hasil AI sering keliru atau berlebihan sehingga tidak boleh dijadikan dasar diagnosis.

Dia menyoroti fenomena pengguna yang memposting hasil “diagnosis” dari AI ke media sosial lalu melakukan self-treatment tanpa konsultasi dokter — sebuah praktik yang dinilai berbahaya dan berpotensi memperburuk kondisi kesehatan mental.

Selain itu, ketergantungan berlebih pada AI dapat membuat anak muda menarik diri dari lingkungan sosial karena merasa lebih dipahami oleh chatbot.

Siste menegaskan AI harus digunakan secara bijak sebagai pendukung, bukan pengganti tenaga profesional. Pendampingan orang tua diperlukan agar penggunaan teknologi ini tidak menggeser komunikasi di rumah.

“AI bagus jika digunakan bersama-sama oleh keluarga. Orang tua harus mengerti dulu lalu mengajak anaknya berinteraksi bersama,” tegasnya.

Reporter: Rls

Tags: AIAlphaBahayaGen Zkesehatan jiwaRentanSelf-Diagnosis
ShareTweet
Next Post
Gubernur Sumut: Siapkan Helikopter Buka Jalur Logistik ke Daerah Terisolasi Bencana

Gubernur Sumut: Siapkan Helikopter Buka Jalur Logistik ke Daerah Terisolasi Bencana

Discussion about this post

Recommended

Kadinkes Sumbar Klarifikasi Isu Penumpukan Makanan bagi Anak Stunting dan Bumil

Kadinkes Sumbar Klarifikasi Isu Penumpukan Makanan bagi Anak Stunting dan Bumil

3 tahun ago
Meriahkan Hardiknas, Dinas Pendidikan Madina Gelar Beragam Lomba

Meriahkan Hardiknas, Dinas Pendidikan Madina Gelar Beragam Lomba

11 bulan ago

Popular News

  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025