• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Wamentan Targetkan 97 Ribu Hektare Perluasan Areal Tanam Padi di Sumut

by Redaksi
Selasa, 13 Agustus 2024
0 0
0
Wamentan Targetkan 97 Ribu Hektare Perluasan Areal Tanam Padi di Sumut

FOTO: DISKOMINFO SUMUT

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menargetkan penambahan lahan baru untuk tanaman padi di Sumatera Utara (Sumut) berkisar 97.000 hektare. Antara lain dengan mengoptimalisasikan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahar produktif.

Wamentan Sudaryono menyampaikan hal itu usai Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Dandim, Danrem, Penyuluh Pertanian dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Sumut di Balai Prajurit Kodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (12/8/2024).

Dengan mengoptimalisasikan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahar produktif, diharapkan target ini bisa dicapai, ujar Sudaryono.

Dia mengatakan perubahan iklim seperti El Nino memengaruhi pola tanam. Tidak saja di Indonesia, tetapi seluruh dunia berdampak terjadinya krisis pangan.

Menurut dia, ada tiga program utama yang penting dilaksanakan saat ini untuk meningkatkan produksi pangan beras, yaitu optimalisasi lahan rawa (oplah), pompanisasi, dan tumpang sisip (tusip) padi gogo di antara peremajaan sawit.

Jadi, kita sudah prediksi, dapat peringatan dari BMKG bahwa bulan-bulan kedepan akan terjadi kemarau, sehingga jauh-jauh hari kita telah melakukan program pompanisasi, jelasnya.

Dia juga berharap agar segera memaksimalkan produksi sawah tadah hujan melalui program pompanisasi, sehingga tidak perlu menunggu masuknya musim penghujan untuk melakukan penanaman agar bisa mencukupi produksi pangan yang baik dan cukup.

Selama ada sumber air, pupuknya sudah siap, benih ada, segera ditanam. Gunakan pompa yang sudah dibagikan ke petani, sehingga produksi pangan kita lebih baik dan mencukupi, ajaknya.

Dia menyebutkan, Sumut merupakan 1 dari 13 sentra pangan di Indonesia. Sehingga, menjadi perhatian yang serius agar program ini terlaksana dengan baik, tepat waktu, dan secepatnya bisa tercapai.

Untuk itu, Wamentan juga mengajak jajaran Pemprov Sumut agar mempercepat akselerasi produksi guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Keberhasilan ini perlu kolaborasi Kementan, Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumut, jajaran Kodam/Korem, Dandim dan Koramil, juga dibantu pasukan di lapangan Babinsa dan penyuluh pertanian, ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Rajali optimistis Sumut akan menjadi lumbung pangan di wilayah Sumatera, karena program penambahan areal tanam (PAT) dan Optimasi Lahan (Oplah) menjadi program utama yang dikerjasamakan dengan TNI.

Rajali mengatakan target penambahan areal tanam di Sumut seluas 97.294 hektare dengan realisasi hingga saat ini seluas 55.342 hektare atau sebesar 56,88 persen. Sedangkan luas optimasi lahan yang dikerjasamakan dengan TNI seluas 30.442 hektare dan saat ini pekerjaan telah mencapai 18,28 persen atau seluas 5.564 hektare.

Kita menargetkan optimalisasi lahan ini selesai 100 persen akhir Agustus 2024 ini dan penanaman dapat dilakukan awal September 2024. Dengan penyelesaian optimasi lahan oleh TNI, kami berharap penambahan areal tanam di Sumut bisa tercapai dan memberikan hasil yang sangat baik dalam meningkatkan produksi pertanian, khususnya komoditas padi, harapnya.

Sebelumnya, Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Sumut Muhammad Husni, yang mendampingi kunjungan kerja Wamentan, menyampaikan pihaknya sangat mengharapkan dukungan terus dari Kementan untuk pembangunan, utamanya di bidang pertanian di Sumut.

Saya mengharapkan dukungan dari Wakil Menteri Pertanian dan kami yakin kalau semua komponen bangsa pejabatnya, petaninya, masyarakat nya membangun pemahaman bersama kedaulatan pangan akan dapat kita realisasikan seperti yang diharapkan Presiden Terpilih kita Bapak Prabowo Subianto, ujar Husni.

Turut hadir Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan, Wakajati Sumut Rudy Irmawan, Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia (Persero) Wono Budi Tjahjono, Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Hortikultura Sumut Rajali, Komandan Korem, Kodim di wilayah Kodam I/BB, dan para penyuluh pertanian se-Sumut.

Reporter: Rls

Tags: Perluasan ArealSumutTanam PadiWamentan
ShareTweet
Next Post
Ace Hasan Sebut Airlangga Mundur sebagai Ketum Golkar Tanpa Tekanan

Ace Hasan Sebut Airlangga Mundur sebagai Ketum Golkar Tanpa Tekanan

Discussion about this post

Recommended

Kecamatan Batahan Gelar Musrenbang 2023

Kecamatan Batahan Gelar Musrenbang 2023

4 tahun ago
Pasar Malam, Trik Jepang Menangkap Pemuda Kotanopan

Pasar Malam, Trik Jepang Menangkap Pemuda Kotanopan

4 tahun ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Perkim dan Plt. Kadis Kominfo Madina Digeser, Ini Penggantinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025