• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Papotang-potang Ari Sambil Berburu Takjil Tradisional di Kelurahan Tanobato

by Redaksi
Minggu, 17 Maret 2024
0 0
0
Papotang-potang Ari Sambil Berburu Takjil Tradisional di Kelurahan Tanobato

FOTO: STARTNEWS/AGUS HASIBUAN.

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Kelurahan Tanobato boleh dibilang menjadi pusat penjualan beragam makanan berbuka puasa di Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tak heran bila daerah ini ramai dikunjungi warga untuk papotang-potang ari atau menghabiskan waktu sore sambil mencari takjil berbuka puasa.

Para pedagang di Kelurahan Tanobato menjual beragam makanan khas yang biasanya hanya ada pada bulan puasa, seperti serabi, kue bongko, lupis, onde-onde, dan lainnya. Aneka makanan itu bercitarasa manis dan lembut karena terbuat dari bahan dasar gula aren asli.

Namun, beberapa pedagang juga menjual gado-gado dan pecal yang langsung disajikan dengan cara tradisional. Harganya pun relatif terjangkau, sehingga tidak menyobek kantong para pembeli.

Fadli Mustafid, warga Panyabungan, mengaku sudah biasa berburu takjil di Kelurahan Tanobato. Setiap Ramadan, d ia selalu mengunjungi pedagang takjil ini. Alasannya, selain harganya murah, aneka makanan berbuka puasa di tempat ini juga rasanya enak dan pas di lidah.

Sementara Nisah, pedagang takjil di Kelurahan Tanobato, mengaku dia bersama keluraganya selalu berjualan takjil setiap bulan Ramadan. Makanan khas bebuka puasa yang dia jajajakan seperti serabi yang lembut, kue bongko yang legit, lupis bercitarasa gula aren, onde-onde yang beraroma harum pandan, serta gado-gado dan pecal.

Harga setiap makanan itu dibandrol di kisaran Rp5 ribu hingga Rp10 rupiah per porsinya. Dalam sehari, Nisah mampu menjual takjil hingga 150 bungkus.

Reporter: Agus Hasibuan

Tags: Kelurahan TanobatoPapotang-potang AriTakjil Tradisional
ShareTweet
Next Post
Pedagang di Pasar Kotanopan Mengeluh karena Sepi Pembeli, Rupanya Ini Penyebabnya

Pedagang di Pasar Kotanopan Mengeluh karena Sepi Pembeli, Rupanya Ini Penyebabnya

Discussion about this post

Recommended

Dukung Akreditasi Unggul, MUI Madina Hadiri Expo 2024 UIN STS Jambi

Dukung Akreditasi Unggul, MUI Madina Hadiri Expo 2024 UIN STS Jambi

2 tahun ago
Jika Vaksinasi 70 Persen Tercapai, Atika Sebut Anggaran Dialihkan untuk Pembangunan

Jika Vaksinasi 70 Persen Tercapai, Atika Sebut Anggaran Dialihkan untuk Pembangunan

5 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tengok Beragam Peristiwa Alam di Madina Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPOM Ungkap Takjil Berbahaya di Indonesia, Kenali Jenis Makanannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026