• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Polres Madina Buru Pelaku Penyiraman Air Keras di Bukitmalintang

by Saparuddin Siregar
Selasa, 9 Mei 2023
0 0
0
Forkopimda Madina dan Polda Sumut Bahas Penertiban Tambang Emas Ilegal, Ini Hasilnya

Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul AS. (FOTO: DOK. STARTNEWS)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Jajaran Polres Mandailing Natal (Madina) masih memburu Sudirman, pria yang diduga menyiramkan air keras ke tubuh Farida Khairani Nasution (50) di Desa Huta Bangun, Kecamatan Bukitmalintang, Madina, Sumut, Selasa (9/5/2023).

Kapolres Madina HM Reza Cahirul AS telah memerintahkan jajaran Polsek Siabu dibantu Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk menangkap Sudirman, warga Desa Bange Nauli, Kecamatan Bukitmalintang.

Saat ini Kapolsek Siabu dan jajaran Satreskrim masih berada di lapangan untuk mengejar dan menangkap pelaku, kata Reza kepada wartawan, usai menjenguk korban penyiraman air keras itu di RSUD Panyabungan, Selasa (9/5/2023).

Meski belum tertangkap, pelaku diperkirakan masih berada di wilayah Madina. Reza mengatakan pelaku dapat dihukum berat, karena ada perencanaan untuk melukai orang lain.

Ada perencanaan, karena (pelaku) sudah membawa alat itu (air keras), katanya.

BACA JUGA:

  • Diduga Buntut Sengketa Tanah, Wanita Ini Disiram Air Keras di Bukitmalintang

Saat ini Farida Khairani Nasution masih menjalani perawatan di RSUD Panyabungan. Kondisinya mulai membaik.

Kami sudah melakukan tindakan operasi di sekitar wajah korban untuk membersihkan kulit yang luka. Kini korban dalam masa penyembuhan, kata Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan.

Tindakan penganiayaan tersebut diduga buntut kasus sengketa tanah yang telah diputus hakim Pengadilan Negeri Madina.

Farida disiram menggunakan air keras oleh Sudirman, warga Desa Bange Nauli, Kecamatan Bukitmalintang.

Akibatnya, Farida yang bermukim di Kota Tebing Tinggi, Sumut, terpaksa menjalani perawatan intensif di RSUD Panyabungan.

Farida mengaku disiram oleh Sudirman menggunakan air keras dalam botol air mineral ke bagian wajah dan kedua tangannya.

Selain disiram, Farida juga mengaku dianiaya pelaku hingga terjatuh ke jalan hotmix di Desa Huta Bangun, sehingga tulang punggungnya cidera.

“Kejadiannya tadi pagi, tiba-tiba Sudirman datang dan menyiram saya dengan air keras dari dalam botol Aqua. Saya tidak bisa berbuat apa-apa,” katanya di IGD RSUD Panyabungan.

Menurut Farida, tindakan Sudirman itu buntut dari kasus sengketa lahan di Huta Bangun beberapa bulan yang lalu.

Sengketa lahan tersebut sudah diselesaikan secara hukum di Pengadilan Negeri Madina. Hakim memutuskan Farida sebagai pemenang atau berhak memiliki lahan yang disengketakan.

“Putusan pengadilan sudah ke luar dan menyatakan saya menang. Mungkin ini dendam lama. Pelaku tidak mau menerima kekalahan di pengadilan,” katanya.

Atas kejadian itu, ibu dua anak ini meminta Polres Madina segera menangkap Sudirman, karena tindakannya tidak manusiawi dan melukai perempuan paruh baya yang lemah.

“Mohon segera ditangkap pelakunya. Ini saja harapan saya kepada Pak Kapolres dan jajaran,” katanya.

Reporter: Sir

Tags: Air KerasAKBP HMRezaKapolres MadinaKriminalPenyiramanpolres madina
ShareTweet
Next Post
Madina Raih Opini WTP, Bupati Menangis Haru

Madina Raih Opini WTP, Bupati Menangis Haru

Discussion about this post

Recommended

Merasa Dianaktirikan, Ketua DPRD Madina Gugat Keadilan Anggaran Pemprov Sumut

Merasa Dianaktirikan, Ketua DPRD Madina Gugat Keadilan Anggaran Pemprov Sumut

3 bulan ago
Brimob Sumut Bakar 10 Hektare Ladang Ganja di Panyabungan Timur

Brimob Sumut Bakar 10 Hektare Ladang Ganja di Panyabungan Timur

11 bulan ago

Popular News

  • Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    Polri Pangkas Birokrasi SKCK, Bebas Pungli, dan Cetak Mandiri Mulai 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026