• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Burung Eko-eko, Penghuni Hutan Taman Nasional Batang Gadis

by Redaksi
Senin, 23 Januari 2023
0 0
0
Burung Eko-eko, Penghuni Hutan Taman Nasional Batang Gadis

Burung poksay atau masyarakat lokal menyebutnya burung eko-eko. Burung ini sering ditemui di pinggiran hutan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG). (FOTO: DOK. TNBG)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) seluas 72.150 hektare yang terbentang di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, terkenal kaya dengan beragam jenis burung. Salah satu penghuni taman nasional ini adalah burung poksay.

Burung ini cukup sering ditemui di pinggiran hutan TNBG, terutama di wilayah dataran tinggi. Habitat burung ini umumnya berada pada ketinggian 500 – 3200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Masyarakat lokal mengenalnya dengan sebutan burung “eko-eko”. Burung poksay dengan warna abu-abu dan memiliki kepala berwarna cokelat menyerupai topi dengan lingkar mata berwarna putih. Penyebarannya meliputi Semenanjung Malaysia dan Sumatera.

Burung ini sering terlihat mencari makan di pohon-pohon pendek dalam kelompok yang ribut pada pagi hari. Burung ini termasuk jenis yang sama dengan yang ditemui di Kalimantan (Garrulax treacheri | Chesnut-hooded Laughingthrush). Namun, sekarang burung ini dianggap spesies terpisah berdasarkan pada beberapa morfologi tubuh dan perbedaan suara.

Status burung Poksai Genting ini sendiri masuk ke dalam status hampir terancam (near threatened) menurut IUCN.

Dikutip dari Wikipedia, TNBG adalah taman nasional yang terletak diKabupaten Madina. Awalnya, TNBG menempati lahan seluas 108.00 hektare. Luasnya dikurangi menjadi 72.150 hektare melalui Surat Keputusan Kementerian Kehutanan No. 121 tahun 2012. Lahan yang dikeluarkan dalam wilayahnya digunakan sebagai hutan lindung(15.700 ha) danhutan produksi terbatas (20.462 ha).

Penetapan TNBG sebagai taman nasional berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No. 126/Kpts-II/2004, tertanggal 29 April 2004.Habitat di dalam taman nasional ini menempatiekosistem yang beragam, mulai dari hutan rawa dataran tinggi, lahan basah, lebah sungai, hutan gamping, hutan dataran rendah perbukitan hingga hutan pegunungan.

Hutan di dalamnya terbagi menjadi dua formasi, yaitu Formasi Air Bangis Singkil di Bukit Barisan Barat (300-1.000 mdpl) dan ekosistem montana diBukit Barisan (1.0001.800 mdpl). Separuh luas kawasan TNBG merupakan hutan dataran rendah dengan Formasi Air Bangis Singkil.

TNBG mencakup 26 persen dari total luas Kabupaten Madina yang terletak pada ketinggian 300 sampai 2.145mdpl dengan titik tertinggi puncak Gunung Sorik Marapi.

Reporter: Dbs

Tags: Burung Eko-ekohutanKabupaten MadinaTaman Nasional Batang GadisTNBG
ShareTweet
Next Post
Kaum Ibu Desa Silogun Antusias Hadiri Pengajian yang Digelar BKMT Pakantan

Kaum Ibu Desa Silogun Antusias Hadiri Pengajian yang Digelar BKMT Pakantan

Discussion about this post

Recommended

Kadis PMD Madina Bantah Isu Kutipan Uang Perpanjangan Masa Jabatan Kades

Kadis PMD Madina Bantah Isu Kutipan Uang Perpanjangan Masa Jabatan Kades

2 tahun ago
Mau Tahu Kisah Edy Rahmayadi? Baca Buku ‘Sang Jenderal: Ayah untuk Negeri

Mau Tahu Kisah Edy Rahmayadi? Baca Buku ‘Sang Jenderal: Ayah untuk Negeri

5 tahun ago

Popular News

  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Berita Setoran Pengamanan, Kejari Madina Lapor ke Dewan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026