• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Prospek Bisnis Budidaya Bunga Ylang Ylang di Madina

by Redaksi
Selasa, 22 November 2022
0 0
0
Prospek Bisnis Budidaya Bunga Ylang Ylang di Madina
ADVERTISEMENT

Kotanopan, StartNews Mungkin bagi masyarakat awam sedikit janggal ketika mendengar bunga ylang ylang. Seperti apa bunganya, apa manfaatnya serta bagaimana prospek bisnis budidayanya, tentunya banyak orang yang belum mengetahuinya.

Tahukah kamu, bunga ylang ylang merupakan bahan baku parfum berkualitas tinggi kelas dunia. Tanaman ylang-ylang (cananga odorata forma genuine) merupakan komoditas penghasil minyak atsiri yang bernilai ekonomi tinggi. Ylang-ylang termasuk familianonaceaedan berkeluarga dekat dengan tanaman kenanga (cananga odorata forma macrophylla) yang diduga berasal dari Maluku dan Filipina.

Aroma minyak ylang-ylang yang diperoleh dari bunga ylang-ylang lebih lembut dan wangi dari minyak kenanga karena kandungan ester dan linalolnya lebih tinggi. Selain untuk kebutuhan parfum, ylang ylang juga bermanfaat untuk kesehatan.

Bunga ylang ylang saat ini sudah mulai dibudidayakan di Mandailing Natal oleh Darwin Parinduri, khususnya untuk daerah Mandailing Julu. Tokoh pemuda Sumatera Utara ini tengah mempersiapkan lahan di beberapa desa untuk budi daya ylang ylang.

Peluang bisnis budidaya ylang ylang ini sangat menjanjikan karena kebutuhan dunia terhadap minyak ylang ylang setiap tahunnya terus meningkat. Sementara budidaya ylang ylang di Indonesia saat ini masih sangat terbatas kata Darwin saat ditemui di Duta Selera, Kotanopan, Selasa (22/11/2022).

Keuntungan menanam ylang ylang menurut Darwin adalah, umur tanaman mulai dari ditanam hingga bunganya bisa dipanen relatif singkat. Ketika ylang ylang sudah berumur 3 tahun, bunganya sudah bisa dipetik setiap minggunya dengan perkiraan 1 kg bunga basah perpohon. Dalam 1 hektar lahan bisa ditanami hingga 600 batang.

Untuk harga 1 kilo bunga basah saat ini berkisar sekitar sepuluh ribu rupiah. Bayangkan jika kita punya 600 batang. Berapa juta yang kita kantongi setiap minggunya beber Darwin.

Lebih lanjut Darwin menjelaskan, tanaman ini tahan hingga berpuluh-puluh tahun jika terus dilakukan perawatan dengan baik. Ylang ylang juga tidak pernah putus berbunga, sehingga dapat terus terusan dipanen.

Mengenai pemasaran, Darwin mengaku sudah mempunyai koneksi untuk ekspor luar negeri. Saya berharap masyarakat mau menanam tanaman ini, karena prospeknya lebih baik dari tanaman lainnya. Saya yakin derajat kesejahteraan masyarakat akan terangkat dengan bubidaya ini jelas darwin.

Saat ini kata Darwin, pihaknya melalui PT. DAMMAN tengah melakukan pembibitan sebanyak-banyaknya di kawasan Kecamatan Pakantan. Indukan bibit ini sudah teruji kualitasnya oleh Balai Peneliti Tanaman Rempah dan Obat.

Reporter: Rls

 

ShareTweet
Next Post
Ditemukan Jejak Harimau di Hutan Kawasan Kotanopan, Warga Takut ke Kebun

Ditemukan Jejak Harimau di Hutan Kawasan Kotanopan, Warga Takut ke Kebun

Discussion about this post

Recommended

Putra Mandailing Natal Ikuti Pameran Kaligrafi Internasional

Putra Mandailing Natal Ikuti Pameran Kaligrafi Internasional

4 tahun ago
Mahasiswa STAIN dan Pelajar MAN 1 Madina Belajar Broadcasting di Radio StArt FM

Mahasiswa STAIN dan Pelajar MAN 1 Madina Belajar Broadcasting di Radio StArt FM

4 tahun ago

Popular News

  • Jamaah Umrah yang Gagal ke Tanah Suci Pulang ke Madina Langsung Lapor Polisi

    Jamaah Umrah yang Gagal ke Tanah Suci Pulang ke Madina Langsung Lapor Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merugi Ratusan Juta Rupiah, Founder PT SAI Siap Polisikan Direktur Sultan Andalus Haramain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Hukum AML Imbau Kajari Madina Saat Ini Hindari Bola Panas Kasus Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kandas ke Baitullah, Tangis Jamaah Umrah Pecah di Mapolres Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026