• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Jamaah Haji dari Sumut Lempar Jamrah Jelang Magrib untuk Hindari Dehidrasi

by Redaksi
Senin, 11 Juli 2022
0 0
0
Jamaah Haji dari Sumut Lempar Jamrah Jelang Magrib untuk Hindari Dehidrasi

Pemerintah Arab Saudi memberlakukan hujan buatan di sekitar Mina untuk menjaga kondisi jamaah haji saat melaksanakan lempar jamrah Aqobah di Jamarat. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Makkah, StartNews Pemerintah Arab Saudi kembali memberlakukan hujan buatan di sekitar Mina untuk menjaga kondisi jamaah haji tidak terganggu yang saat ini melaksanakan ibadah lempar jamrah Aqobah di Jamarat. Mengingat saat ini kondisi suhu di Mina sangat ekstrem dan mencapai 44 derajat celcius.

Meski belum mencapai titik suhu terpanas di Arab Saudi, kondisi tingginya suhu udara di Mina membuat panitia penyelenggara ibadah haji mengubah jadwal aktivitas lempar jamrah. Seperti yang dilakukan para jamaah haji asal Sumatera Utara (Sumut), pelaksanaan lempar jamrah dilaksanakan pada petang hari menjelang magrib untuk menghindari panasnya suhu di Jamarat.

Pendamping ibadah haji kloter 6 asal Kota Medan, Sangkot Saragih mengungkapkan sejak pekan lalu para jamaah haji sudah melakukan lontar jamrah di Jamarat. Panasnya suhu di Mina membuat jamaah harus menunggu hingga petang guna menghindari panas suhu di Mina saat ini.

Sejak tadi pagi sampai sekitar pukul 3 (siang) menjelang petang, seluruh jamaah sibuk melakukan kegiatan melontar Jumrotul Ulausto dan Aqobah. Insha Allah, kloter 6 Medan akan melakukan pelontaran mejelang magrib agar lebih kondusif, terutama cuaca panas yang tidak begitu menyengat, jelas Sangkot seperti dikutip dari RRI.co.id, Senin (11/7/2022).

Pada hari kedua lontar jamrah kemarin, para jamaah merasa bersyukur karena pemerintah Arab Saudi memberlakukan hujan buatan di sekitar Jamarat. Pemerintah Arab Saudi membuat hujan buatan setinggi 15 meter yang bisa mengurangi rasa panas di Mina.

Hari ini hari kedua lontar jamrah. Saat ini jamaah sibuk untuk mendapatkan waktu Jawal sesudah Dzuhur. Suasana panas tidak mengurangi dan merendahkan semangat. Sekeliling tempat pelontaran Jamarat oleh pemrintah Arab Saudi dibuat hujan buatan dari ketinggian 15 meter, sehingga panas terik matahari menambah nikmat karena ada hujan, katanya.

Meski di tengah tingginya suhu udara di Jamarat, Sangkot memastikan para jamaah dalam kondisi sehat dan fit untuk jalankan rangkaian ibadah haji sebelum kembali ke tanah air.Alhamdulillah jamaah haji asal kloter 6, sore nanti kebagian jadwal dalam rangka melontar jumrotul ula Usto dan Aqobah di hari ke 11. Kondisi jamaah haji kita dalam kondisi sehat, ujar Sangkot.

Seperti diketahui, lempar jumrah merupakan rangkaian dari puncak ibadah haji. Ibadah lempar jumrah adalah ritual yang dilakukan jamaah dengan melempar batu berukuran seperti guli yang dilemparkan ke sebuah tugu di Mina, sebagai bentuk perlawanan manusia terhadap setan. Ritual lempar jamrah ini mentauladani riwayat keluarga Nabi Ibrahim as, yang melawan setan dengan cara melempar batu.

Seperti diketahui, ada tiga tugu di jamarat yang berada di komplek dengan bangunan lima lantai. Ketiga tugu masing masing ula, wustha, dan awabal. Proses lempar jamrah dibagi atas 2 tahap, pertama dilakukan pada 10 Zulhijah yakni untuk melempar jamrah aqabah sebanyak 7 batu. Kedua, dilakukan pada hari tasyrik mulai 11 hingga 13 Zulhijah.

Bagi jamaah regular, mereka harus berjalan kaki dari tenda menuju Jamarat sejauh 5 kilometer. Mereka juga harus melewati sebuah terowongan untuk menuju jamarat. Lantaran jaraknya yang jauh, tidak sedikit jamaah merasa kelelahan. Bahkan data dari Siskohat Kementerian Agama hingga Minggu (10/7), total sudah 35 jamaah haji asal Indonesia yang wafat di Arab Saudi, 5 diantaranya wafat di Mina.

Sementara itu, jemaah haji sakit saat ini ada 185 orang. Dari jumlah tersebut 11 orang dirawat di RS Arab Saudi An-Noer, 3 orang dirawat di RS Arab Saudi Mina Al Wahdi, serta 171 dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

Reporter: Rls

 

Tags: Hindari DehidrasiJamaah HajiLempar JamrahMagribSumut
ShareTweet
Next Post
Asyik Nyabu di Kolong Jembatan Kampung Teleng, Tiga Pria Ini Dicokok Polisi

Asyik Nyabu di Kolong Jembatan Kampung Teleng, Tiga Pria Ini Dicokok Polisi

Discussion about this post

Recommended

Petugas Tangkap Dua Pelaku Illegal Logging di Sumatera Barat

Petugas Tangkap Dua Pelaku Illegal Logging di Sumatera Barat

3 tahun ago
Jual Sabu, Pemuda Ini Dibekuk Polisi di Gang Pelita

Jual Sabu, Pemuda Ini Dibekuk Polisi di Gang Pelita

2 tahun ago

Popular News

  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025