• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

BPS: Kemiskinan di Kabupaten Mandailing Natal Masih Meningkat

by Redaksi
Sabtu, 8 Januari 2022
0 0
0
BPS: Kemiskinan di Kabupaten Mandailing Natal Masih Meningkat

GRAFIS: BPS KABUPATEN MANDAILING NATAL.

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Kemiskinan boleh dibilang masih menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina). Sebab, jumlah penduduk miskin di kabupaten ini masih meningkat, terutama dua tahun terakhir akibat dampak langsung atau tidak langsung pandemi Covid-19.

Berdasarkan hasil SUSENAS 2021 seperti dirilis BPS Kabupaten Madina melalui website mandailingnatalkab.bps.go.id, jumlah penduduk miskin di Madina sebanyak 43,24 ribu jiwa atau 9,49 persen dari total penduduk. Jumlah ini lebih rendah dibanding 2017 sebanyak 48,30 ribu atau 11,02 persen.

Persentase penduduk miskin Kabupaten Madina tahun 2021 sebesar 9,49 atau sedikit lebih tinggi dari persentase penduduk miskin Sumatera Utara yang mencapai 9,01 persen pada periode dan tahun yang sama.

BPS juga menyebutkan, angka kemiskinan tertinggi selama lima tahun terakhir terjadi pada tahun 2017 dengan persentase 11,02 persen atau sebanyak 48,30 ribu jiwa.

Meningkatnya angka kemiskinan di Kabupaten Madina sejak tahun 2020 merupakan dampak langsung dan tidak langsung pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, termasuk Kabupaten Madina, sejak Maret 2020.

Pandemi Covid-19 juga menyebabkan terkontraksinya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madina tahun 2020 sebesar 0,94 persen. Kontraksi pertumbuhan ekonomi ini juga berpengaruh pada meningkatnya angka kemiskinan.

Menurut BPS, penanggulangan kemiskinan memerlukan beberapa strategi inklusif. Beberapa strategi yang mungkin dapat dilakukan pemerintah, yaitu perbaikan infrastruktur, perbaikan tingkat kesehatan melalui fasilitas sanitasi yang lebih baik, dan perbaikan kualitas pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM.

Selain jumlah penduduk miskin, dimensi lain yang harus diperhatikan, yaitu tingkat kedalaman kemiskinan (P1) dan tingkat keparahan kemiskinan (P2). Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, tingkat keberhasilan kebijakan pengentasan kemiskinan juga harus diukur dari seberapa besar perubahan yang terjadi pada tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.

Indeks kedalaman kemiskinan merupakan ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Semakin tinggi nilai indeks, maka semakin jauh rata-rata pengeluaran penduduk dari kemiskinan.

Sedangkan indeks keparahan kemiskinan merupakan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin. Semakin tinggi nilai indeks, semakin tinggi ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.

Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Madina cenderung fluktuatif selama lima tahun terakhir. Pada tahun 2021, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) Kabupaten Madina sebesar 1,44 atau meningkat dibanding tahun 2020. Hal ini mengindikasikan bahwa rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan di Kabupaten Madina semakin meningkat.

Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga meningkat dari 0,19 pada tahun 2020 menjadi 0,37 pada tahun 2021. Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk miskin di tahun 2021 lebih meningkat dibanding tahun 2020.

Reporter: Rls/Sir

Tags: BPSkabupatenKemiskinanmadinamandailing natalPenduduk Miskin
ShareTweet
Next Post
Tablik Akbar, UAS Minta Jamaah Doakan Edy Rahmayadi agar Amanah

Tablik Akbar, UAS Minta Jamaah Doakan Edy Rahmayadi agar Amanah

Discussion about this post

Recommended

Polisi Jegal Pengiriman Benih Lobster dari Jakarta ke Singapura

Polisi Jegal Pengiriman Benih Lobster dari Jakarta ke Singapura

5 tahun ago
Ini Saran Kobol Nasution untuk Menangani Masalah Stunting di Madina

Kobol Nasution Berharap Desa di Madina Mampu Tingkatkan Status IDM

4 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jual Organ Harimau Dahan, Dua Warga Madina Ditangkap Polres Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025