Aceh Tamiang, StartNews Empat warga Kabupaten Aceh Tamiang terseret arus saat bencana banjir bandang menerjang Desa Selamat, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu (7/11/2021).
Banjir bandang ini dilaporkan terjadi pada pukul 16.45 WIB, saat wilayah Aceh Tamiang sedang diguyur hujan dengan intensitas tinggi.Dari empat korban terseret arus, satu orang dinyatakan hilang dan tiga lainnya terluka.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas mengatakan, berdasarkan laporan dari Pusdalops BPBD Aceh Tamiang, banjir bandang ini terjadi di lokasi objek wisata pemandian Gunung Pandan.
“Telah terjadi banjir bandang pada hari sabtu, 07 November 2021, pukul 16.45 WIB, di Desa Selamat, Kecamatan Tenggulun. Lokasi banjir bandang berada di wisata pemandian Gunung Pandan,” kata Ilyas di Banda Aceh, dikutip RRI.co.id,Minggu (7/11/2021) malam.
“Akibat intensitas hujan yang tinggi, mengakibatkanbertambahnya debit air aliran sungai wisata gunung pandan, memicubanjir bandang,” tambah dia.
Ilyas memastikan, empat korban yang terseret arus tersebut merupakan warga yang berkunjung di lokasi wisata tersebut.
Para korban diketahui terseret arus saat berupaya menyeberang arus sungai.
Namun, karena derasnya arus yang membawa material bebatuan dan kayu gelondongan, mereka pun terseret.
Tiga di antaranya selamat dalam kondisi luka-luka, namun satu orang lagi dinyatakan hilang.
“Empat orang korban luka akibat terseret arus bernama MA (20), HS (20), dan MI (25). Tiga berhasil selamat, sementara satu masih dinyatakan hilang, bernama (inisial)DA (24),” ujarnya.
BPBD Kabupaten Aceh Tamiang melakukan pencarian korban hilang bersama tim gabungan.
“Pencarian korban hilang bersama tim gabungan terus dilakukan sampai saat ini. Sementara korban luka yang selamat sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing,” pungkasnya.
Sumber: RRI





Discussion about this post