• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ini Usulan Warga agar Pembangunan Jembatan Gantung Hutapadang Tak Terkendala

by Redaksi
Senin, 18 Oktober 2021
0 0
0
Pembangunan Jembatan Gantung Hutarimbaru Terkendala Pembebasan Lahan

Pembangunan jembatan gantung yang melintasi Sungai Batang Gadis di Desa Hutarimbaru, Kecamatan Kotanopan ini masih terkendala pembebasan lahan untuk peletakan abutmen jembatan. (FOTO: STARTNEWS/LOKOT HUSDA LUBIS)

ADVERTISEMENT

Kotanopan, StArtNews Warga Desa Hutapadang menawarkan solusi atas kendala pembebasan lahan rencana pembangunan jembatan permanen di Desa Hutapadang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Warga mengusulkan agar lebar jembatan yang dibagun menuju 5 desa di seberang Batang Gadis itu dikurangi dari 9 meter menjadi 3 meter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun StArtNews dari berbagai sumber, rencana pembangunan jalan yang akan diusulkan itu lebarnya mencapai 9 meter. Dengan ukuran selebar itu, memang diperlukan pembebasan tanah dan rumah di ujung titi gantung. Akan tetapi, jika lebarnya dikurangi menjadi 3 meter, pembangunan jembatan itu tidak membutuhkan pembebasan lahan lagi.

Harapan itu disampaikan Suherman Nasution, salah seorang perangkat Desa Hutapadang SM yang saat itu ikut mendampingi tim dari Dinas PUPR Madina ke lapangan guna mengukur panjang dan lebar jembatan saat itu.

Saat tim dari Dinas PUPR Madina turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran, kata Suherman, memang diperlukan lebar 9 meter untuk lahan abutmen jembatan. Setelah diukur, ternyata rumah dan tanah yang berada di ujung titi gantung ikut masuk di dalamnya.

Untuk menindak lanjuti hal tersebut, aparat Desa Hutapadang dan 5 desa lainnya mengoordinasikan dengan pemilik tanah dan rumah agar bisa dilakukan pembebasan. Namun, ada sedikit kendala di angka- angka yang tidak bisa terpenuhi. Makanya sampai sekarang belum bisa dibebaskan, katanya.

Meski terkendala, Suherman dan warga lainnya berharap rencana pembangunan jembatan tersebut tetap dilanjutkan. Kalaupun tidak bisa ukuran lebar 9 meter seperti yang diharapkan Dinas PUPR Madina, ukuran lebarnya dikurangi menjadi 3 meter.

Andai itu terlaksana, maka pembebasan lahan tidak perlu lagi. Ukuran ini juga sudah memadai dan sesuai dengan ukuran titi gantung yang ada sekarang. Namun syaratnya harus permanen, kata Suherman.

Pembangunan jembatan itu urgen bagi warga lima desa di seberang Batang Gadis, yakni Desa Hutapadang SM, Hutarimbaru SM, Aek Marian, Gunung Tua SM, dan Simandolam.

Suherman berharap Pemkab Madina tetap membangun jembatan tersebut dengan ukuran lebar hanya 3 meter. Sebab, sudah puluhan tahun warga berharap agar titi gantung itu dibangun permanen.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan titi gantung Hutapadang SM menjadi permanen belum bisa diwujudkan, karena terkendala pembebasan lahan untuk abutmen jembatan. Hal ini disampaikan Kadis PUPR Madina melalui pesan WA ke redaksi StArtNews belum lama ini.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Tags: Dinas PUPR MadinaHutapadangInfrastrukturJembatan GantungKotanopanpembangunan
ShareTweet
Next Post
Polda Riau Amankan 81 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia

Polda Riau Amankan 81 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia

Discussion about this post

Recommended

Ramai Pengunjung, Bupati Madina Cek Pos Pengamanan Pantai Natal

Ramai Pengunjung, Bupati Madina Cek Pos Pengamanan Pantai Natal

1 tahun ago
Pemkab Madina Dukung Pendirian STAIS Syekh Abdul Fattah di Natal

Pemkab Madina Dukung Pendirian STAIS Syekh Abdul Fattah di Natal

3 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025