• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Soal Stok Obat Covid-19, Begini Penjelasan Menkes Budi Gunadi

by Redaksi
Selasa, 3 Agustus 2021
0 0
0
Ini Daftar Harga Obat Terapi Covid-19, yang Langgar Ditindak Tegas

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (FOTO: HUMAS KEMENKES)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan ketersediaan obat terapi Covid-19 sering dipertanyakan masyarakat. Pemerintah berupaya memastikan obat-obatan tersebut tersedia di setiap daerah.

Kebutuhan obat terapi Covid-19 dari 1 Juni 2021 meningkat signifikan. Sayangnya, kenaikan tersebut tidak sebanding dengan kecepatan produksi obat, karena harus melalui berbagai proses.

Kebutuhan itu naiknya luar biasa. Jadi, pada saat kebutuhan obat mulai naik, teman-teman di pabrik (produsen obat) itu meningkatkan bahan bakunya. Mereka menghitung kira-kira tambah bahan baku 4 kali. Begitu bahan baku diproses, kebutuhan obat naiknya sudah 8 kali. Kemudian bahan baku obat dinaikkan lagi dan diproses, kebutuhan obatnya sudah naik lagi jadi 12 kali, kata Menkes Budi Gunadi dalam konferensi pers secara virtual, Senin (2/8/2021).

Akibatnya, menurtut dia, kebutuhan untuk satu produk obat tertentu misalnya, tidak sebanding dengan kecepatan produksi.

Kecepatan produksi itu tidak terkejar, karena dari mulai produksi sampai obat jadi, dari impor bahan baku, proses produksi, kemudian distribusi ke seluruh apotek itu butuh waktu sekitar 4 sampai 6 minggu, katanya.

Namun demikian, kata Budi Gunadi, saat ini telah bertambah stok obat hasil produksi dalam negeri dari Gabungan Pengusaha (GP) Farmasi dan ada juga beberapa obat impor yang sudah masuk.

Ini kita monitor terus kebutuhan stoknya di bulan Agustus ini. Di minggu pertama Agustus itu akan mulai banyak obat yang masuk, ujarnya.

Menkes telah berkoordinasi dengan 5 organisasi profesi kedokteran untuk mengaji protokol tata laksana Covid-19. Mereka sudah mengajukan tata laksana yang baru dan lebih sesuai dengan mutasi virus varian Delta.

Tata laksana virus varian Delta harus dilakukan dengan intervensi medis yang lebih cepat dan komposisi obat yang benar.

Untuk itu, kami sudah melakukan penyesuaian dari jadwal produksi dan paket-paket obat yang ada untuk bisa menyesuaikan dengan protokol tatalaksana obat Covid-19 yang baru dari lima organisasi profesi kedokteran, katanya.

Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan rumah sakit untuk melakukan uji klinis beberapa terapi dengan menggunakan beberapa obat baru. Menkes berharap obat baru tersebut bisa mengurangi tekanan kebutuhan obat-obat impor.

Sehingga, variasi dari tata laksana uji klinis perawatan Covid-19 di rumah sakit semakin kaya, semakin dekat perbedaan kualitas treatment-nya dengan treatment yang dilakukan di rumah sakit negara maju, katanya.

Reporter: Rls/Sir

Tags: Budi GunadiMenkesObat Covid-19Stok Obat
ShareTweet
Next Post
Tujuh Belasan di Paris, Masyarakat Kota Mode Belajar Membatik

Tujuh Belasan di Paris, Masyarakat Kota Mode Belajar Membatik

Discussion about this post

Recommended

Kritik Generasi Suka Main Game, Nawal Lubis Dukung Pelestarian Mainan Tradisional

Kritik Generasi Suka Main Game, Nawal Lubis Dukung Pelestarian Mainan Tradisional

5 tahun ago
Polres Madina Tahan Residivis yang Sebar Video Wik-wik dengan Istrinya

Polres Madina Tahan Residivis yang Sebar Video Wik-wik dengan Istrinya

3 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025