• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 19, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Linda, Ibunda Almarhumah Khayla Zahra, Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit

by admin-start21
Sabtu, 13 Februari 2021
0 0
0
Linda, Ibunda Almarhumah Khayla Zahra, Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit
ADVERTISEMENT
Kondisi Suratmi di kediamannya
Kondisi Linda di kediamannya

Panyabungan, StArtNews-Linda (38 tahun) yang sebelumnya menjadi korban yang turut dirawat di rumah sakit karena menghirup gas beracun H2S milik PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), terjadi pada 25 Januari 2021 lalu, kembali dilarikan ke rumah sakit setelah kondisi tubuhnya memburuk dan mengalami mual-mual.

Linda merupakan salah satu korban selamat atas peristiwa gas beracun di perusahaan listrik tenaga panas bumi (PLTPB) PT SMGP yang beroperasi di Desa Sibanggor Julu, Puncak Sorik Marapi.

Linda ketika dihubungi StArtNews beberapa waktu lalu menceritakan ia dan anaknya, Khayla Zahra, berada sekitar 300 meter dari Wallpad T milik PT SMGP, tempat malapetaka yang menewaskan t orang itu terjadi. Meski ia selamat, tapi harus kehilangan anaknya yang baru berusia 5 tahun.

Lebih lanjut, Linda memaparkan pada hari naas itu ia membawa Khayla dan meninggalkannya di sopo saba (dangau-red) untuk bekerja di ladang. Khayla saat itu bersama Yusniar (3 tahun) anak Fatimah. Keduanya meninggal karena menghirup gas beracun tersebut.

Selain Linda dan Kayla Zahra (4), ada beberapa orang yang berada di lokasi yang disebut warga sebagai “Ladang Kematian”, yakni Suratmi (46) bersama anaknya Syahrani (15), serta Fatimah (31) yang juga membawa anaknya yang masih balita, Yusniar (3).

Kepala Desa Sibanggor Julu, Awaluddin ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Linda kembali dibawa ke rumah sakit.

“Ya,benar. Dipastikan dia (Linda) dibawa kembali tadi malam ke Rumah Sakit Umum Panyabungan karena dia mengalami mual,” kata Awaluddin, Sabtu (13/2).

Kades menyebutkan, setelah mendapatkan perawatan medis, kondisi Linda saat ini baru sekedar biasa diajak bicara.

“Kita doakan, ya, agar semuanya baik- baik saja, tadi saya tanya baru sekedar membaik bilang beliau,” ujarnya.

Lebih Jauh Kades menyampaikan, saat ini ada sebanyak 52 orang tim ahli dari perusahaan meninjau ke Desa Sibanggor Julu untuk memastikan kondisi psikologi warganya serta untuk memastikan keberadaan gas beracun itu di udara.

“Tadi pun ada 52 orang, katanya dari Medan, supaya rasa was-was masyarakat saya bisa membaik lagi dan kita usahakan agar bisa seperti sebelumnya,” jelas Kades.

Sehari setelah peristiwa malapeteka itu terjadi,usai salat Zuhur, dari Masjid Nurul Iman warga mengiringi 5 jenazah korban gas beracun SMGP ke TPU Desa Sibanggor Julu.

Dua balita yang turut menjadi korban, Yusniar dan Kayla Zahra dimakamkan secara berdampingan.

Aswan Suhadi, ayah Yusniar terlihat begitu terpukul, menahan derai air mata saat menggendong jasad putrinya menuju pemakaman. Begitu pun dengan Hambali, ayah dari Khayla Zahra.

Berjarak beberapa meter dari kuburan kedua balita itu, tiga korban dewasa lainnya dimakamkan secara berdampingan. Ada Dahni, dan Suratmi yang berdampingan dengan putrinya Syahrani (15).

Di pemakaman, Ismail, seorang pria tengah baya terduduk lesu berusaha ikhlas. Namun, tatapannya hampir tak pernah lepas dari gundukan tanah merah, makam istri dan anaknya. Hingga prosesi doa selesai dan para pelayat beranjak, Ismail masih merapikan beberapa tumpukan batu dan tumbuhan di atas dua makam itu.

TPU ini berjarak seperlemparan batu dengan persawahan yang menjadi TKP beberapa petani keracunan gas dari Wallpad milik PT SMGP. Sejajar dengan pemakaman ini, ada permukiman yang juga jadi radius jangkauan gas beracun, hingga beberapa warga juga mengalami mual hingga dirawat sesaat akibat peritiwa malang itu.

Reporter: Hasmar Lubis
Editor: Hanapi Lubis

Tags: Kebocoran GasOTPPT SMGP
ShareTweet
Next Post
DPC PTI Madina Lakukan Sosialisasi Tani on Farm di Desa Huraba

DPC PTI Madina Lakukan Sosialisasi Tani on Farm di Desa Huraba

Discussion about this post

Recommended

Wagub Sumut Dorong Perubahan Perda Pajak untuk Perkuat PAD dan Layanan Publik

Wagub Sumut Dorong Perubahan Perda Pajak untuk Perkuat PAD dan Layanan Publik

4 bulan ago
Ijeck Apresiasi Produk Olahan Andaliman Menjadi Teh

Ijeck Apresiasi Produk Olahan Andaliman Menjadi Teh

3 tahun ago

Popular News

  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rombongan Bupati Madina Studi Tiru Pengolahan Serai Wangi ke Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Tinggal Mabuk Darat, Selamat Datang Lion Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026